Tim KKN UPGRIS Ajari Warga Tuntang Bisnis Online

594
FOTO BERSAMA: Tim KKN UPGRIS Desa Tuntang, Kecamatan Tuntang memberikan pelatihan bisnis online kepada ibu-ibu warga setempat. (TIM KKN UPGRIS TUNTANG FOR RADAR SEMARANG)
FOTO BERSAMA: Tim KKN UPGRIS Desa Tuntang, Kecamatan Tuntang memberikan pelatihan bisnis online kepada ibu-ibu warga setempat. (TIM KKN UPGRIS TUNTANG FOR RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Guna menumbuhkan rasa kemandirian pada ibu rumah tangga, tim KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) membuat pelatihan bisnis toko online di Desa Tuntang, Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang.

Tujuannya adalah bisa meningkatkan perekonomian sekaligus memberikan waasan mengenai bisnis online kepada ibu-ibu rumah tangga. Ika, salah satu pemateri mengatakan jika bisnis online ini sekarang banyak dimintai.

Karena selain mudah seseorang juga tidak perlu membeli atau membangun toko dengan biaya sampai ratusan juta untuk dapat menjalankan bisnis jual-beli online.“Slogan saya, ketik-ketik dapat duit. Ya semudah itulah bisnis online, tinggal kita upload barang yang ingin dijual kasih keterangan dan harganya. Udah kita tinggal menunggu para pencari barang yang memesan barang,”  katanya, kemarin.

Ia mengaku menjalankan bisnis online shop itu semudah orang bermain media sosial. Jadi harus pintar-pintar mencuri perhatian pengguna medsos untuk dapat like atau pembeli banyak. “Selain itu modal untuk jualan online juga ndak banyak, malah bisa dijalakan tanpa modal sekalipun,” tandasnya.

Selain itu, bisnis online menurutnya juga simpel dan tidak terikat waktu dan tempat. Jadi dimanapun dan saat apapun bisa berjualan tanpa harus terpaku disatu tempat menunggui toko.  “Toko kita ada dalam gadget, jadi kita bisa sambil jalan-jalan untuk berjualan,” jelasnya.

Termasuk ibu rumah tangga, menurutnya bisnis ini sangat cocok karena bisa dilakukan dirumah sembari mengerjakan pekerjaan rumah ataupun mengurus anak. “Jadi manfaatkan kemudahan teknologi komunikasi untuk dapatkan uang tambahan,”  tutur Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UPGRIS itu.

Hal senada dikatakan Chafifa Rizki Novela. Ia menambahkan jika ia membuka bisnis online tanpa modal. Yakni Ia menjalan sebagai reseller atau pemasar produk kosmetik.  “Meski untung kecil, tapi ketika banyak pembeli maka hasilnya lumayan dan itu selama ini cukup untuk biaya hidup kos dan uang saku kuliah saya setiap bulannya,” katanya.

Pemateri lain yakni Annisa Alfi Maghfiro. Ia memaparkan berbagai hal mengenai langkah sukses berbisnis online. “Dengan bisnis online ini, kami berharap ibu-ibu di Desa Tuntang menjadi kreatif dan inovatif untuk berjualan. Sehingga bisa menambah dan meningkatkan perekonomian mereka” katanya. (sct/bas)