Gandeng JFE Engineering Jepang

Tekan Emisi CO2 Semen Indonesia Manfaatkan Gas Buang

1035
Tekan Emisi C02- CEO Global Environmental Center (GEC) Foundation Kunihiro Suga (dua dari kiri) meninjau langsung pembangkit tenaga listrik bertenaga gas buang di pabrik Tuban. (IST)
Tekan Emisi C02- CEO Global Environmental Center (GEC) Foundation Kunihiro Suga (dua dari kiri) meninjau langsung pembangkit tenaga listrik bertenaga gas buang di pabrik Tuban. (IST)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG –  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) bekerjasama dengan JFE Engineering Jepang  membangun Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG) di Pabrik Tuban. Proyek pemanfaatan gas buang di Pabrik Tuban diharapkan akan mengurangi emisi CO2 hingga 122.358 ton pertahun, atau setara dengan penanaman 4.295 batang pohon trembesi di lahan seluas 96 hektar.

Kerjasama ini merupakan komitmen Semen Indonesia untuk selalu ramah lingkungan dalam setiap kegiatan operasionalnya. Seperti kita ketahui bahwa pohon trembesi merupakan pohon terbaik dalam menyerap CO2, satu pohon trembesi mampu menyerap 28,5 ton CO2/tahun.

Direktur Engineering dan Proyek Semen Indonesia, Tri Abdisatrijo mengatakan, dalam siaran persrnya , (27/2) kemarin mengatakan  “Proyek WHRPG di Pabrik Tuban dilakukan diseluruh pabrik, yakni Tuban 1, 2, 3 dan 4.  Proyek yang diinisiasi pada tahun 2014 ini merupakan WHRPG terbesar di Indonesia bahkan Asia Tenggara yang mampu menghasilkan daya listrik 30,6 MW. Dalam operasionalnya, WHRPG tidak menggunakan batubara atau BBM, namun menggunakan panas dari gas buang operasional pabrik”.

Sementara itu CEO Global Enviromental Center (GEC) Foundation Kunihiro Suga mengaku puas dengan hasil pembangunan WHRPG di pabrik Tuban. “Saya telah melihat sendiri  dengan naik turun tangga, Proyek ini sudah dijalankan dengan baik dan akan kami laporkan hasil tersebut ke Pemerintah Jepang,”Ujarnya.

Pembangunan WHRPG Pabrik Tuban merupakan kerjasama Pemerintah Indonesia dengan pemerintah jepang melalui skema Joint Crediting Mechanism (JCM). Pemerintah Jepang memberikan subsidi US$ 11 juta untuk pembangunan WHRPG ini.

Pada hari ini, WHRPG Pabrik Tuban di kunjungi oleh CEO Global Enviromental Center (GEC) Foundation Kunihiro Suga sebagai perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup Jepang dan Kepala Bidang Kedeputian Kerjasama Ekonomi Multilateral dan Pembiayaan Kemenko Perekonomian RI, Cahyadi Yudodahono. Kunjungan tersebut diterima oleh Direktur Enjiniring dan Proyek Semen Indonesia Tri Abdisatrijo didampingi oleh Direktur Utama Semen Gresik Mukhamad Saifudin, Direktur Produksi Semen Gresik Joko Sulistyanto dan Direktur Keuangan Semen Gresik Ginarko Isnubroto.(*/tya)