Keberhasilan Program Pembangunan Turunkan Angka Kemiskinan

946

RADARSEMARANG.COM – KEBERHASILAN Pemerintah Kabupaten Magelang dalam berbagai program pembangunan, dinilai cukup sukses. Salah satu tolak ukur yang bisa menggambarkan adalah turunnya angka kemiskinan setiap tahunnya. Progress penurunan akan terus digenjot melalui program-progam yang terencana dan tersistematis.

Data BPS Kabupaten Magelang terbaru menunjukkan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Magelang pada Maret 2017 sebesar 157,15 ribu orang (12,42 persen), berkurang sekitar 1.710 orang dibandingkan dengan penduduk miskin pada 2016 sebanyak 158,86 ribu jiwa (12,67 persen).

Pjs Bupati Magelang Drs Tavip Supriyanto M.Si menyampaikan, pihaknya telah melihat secara seksama progress dan program berkelanjutan yang dilakukan oleh Pemkab Magelang dalam rangka penanggulangan kemiskinan. Sistem dan program yang dilakukan oleh pemerintah saat ini dinilainya baik. Program penurunan angka kemiskinan yang ditargetkan Pemkab, sambung Tavip, sudah sangat baik. Konsisten dan banyak memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Sejak 2014, Pemkab Magelang mampu mengurangi 13,12 persen dari target yang telah ditetapkan dalam RPJMD di tahun yang sama, sebesar 12,98 persen. Hal ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh SKPD dalam melaksanakan program dan kegiatan melalui Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (SPKD) dan penggunaan anggaran yang bersumber dari APBD ke arah kegiatan yang memihak pada masyarakat miskin.

Saat masih menjabat, Bupati Magelang Zaenal Arifin mengatakan, Pemkab juga mengembangkan ekonomi kerakyatan yang terbagi dalam tiga klaster. Yakni, program penanggulangan kemiskinan berbasis bantuan dan perlindungan sosial. ”Klaster kedua, penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat. Terakhir, kami menanggulangi kemiskinan berbasis pemberdayaan usaha mikro.”

Pada 2019 mendatang, targetnya adalah penurunan angka kemiskinan menjadi 8 persen. ”Ini merupakan target bersama seperti tertuang dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah). Terkait hal itu, Pemkab Magelang butuh dukungan semua pihak untuk dapat bekerja sama serta saling bahu membahu agar target tersebut dapat tercapai.”

Agar pengentasan kemiskinan berjalan sinergis dan berkelanjutan, perlu dua sisi gerakan secara terpadu. Pertama, meringankan beban masyarakat miskin dan bagaimana meningkatkan pendapatan masyarakat miskin.

”Bagi masyarakat yang miskin kronis atau sulit keluar dari kemiskinan, diperlukan upaya–upaya yang secara langsung membantu mereka untuk hidup layak, utamanya akses terhadap berbagai pelayanan dasar. Seperti kesehatan, pendidikan, dan perumahan yang layak. Upaya lain, membuka kesempatan kelompok pendapatan rendah dapat berpartisipasi dalam kegiatan produktif.” (adv)