Alokasikan Rp 200 M untuk Perbaikan Jalan

478
PERBAIKAN JALAN: warga Desa Lebakbaran dan Personek dan Komunitas Guru dan Murid, saat melakukan bersih-bersih dan perbaikikan jalan di Desa Mendolo, Lebakbarang. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERBAIKAN JALAN: warga Desa Lebakbaran dan Personek dan Komunitas Guru dan Murid, saat melakukan bersih-bersih dan perbaikikan jalan di Desa Mendolo, Lebakbarang. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN –  Puluhan warga yang tergabung dalam Komunitas Guru Lebahbarang dan persatuan sopir kenek (Personek) serta warga dan anggota Koramil dan Polsek Lebakbarang, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan melakukan aksi gotong royong perbaikan jalan raya Lebakbarang, tepatnya di Desa Bantar Kulon – Mendolo, Kecamatan Lebakbarang, Senin (21/5) kemarin.

Bahkan siswa-siswi SMP sekitar juga turut membantu perbaikan jalan rusak tersebut, dengan nenambal jalan berlubang dan membersihkan jalan. Pasalnya jalan rusak tersebut sering menimbulkan kecelakaan lalu lintas, seperti siswa dan guru yang sering terpelset dan jatuh. Maka jika jalan rusak tersebut tidak segera diperbaiki, maka menimbulkan banyak korban lagi.

Pengurus Personek, Wastejo, warga Desa Bantar Kulon, mengungkapkan bahwa tujuan perbaikan jalan rusak, terutama jalan yang berlubang dengan ditambal menggunakan tanah dan pasir batu, untuk mengurangi pengendara yang jatuh jika melalui jalan tersebut.

Menurutnya perbaikan yang dilakukan oleh Komunitas Guru dan Personek semata-mata dilakukan karena sering terjadi kecelakaan, mulai pengendara roda dua yang terjatuh, hingga patahnya per as angkutan umum pedesaan, karena banyaknya jalan berlubang yang cukup dalam.

“Kami lakukan gotong royong bukan mencari sensasi, tapi untuk mengurangi angka kecelakaan terutama jalan rusak yang ada Desa Sidomulyo hingga Dusun Makirah, Bantar Kulon dan Mendolo,” ungkap Wastejo.

Sementara Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (DPU Taru), Kabupaten Pekalongan, Wahyu Kuncoro, menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan telah mengalokasikan dana perbaikan jalan pada tahun 2018 sebesar Rp 200 miliar.

Menurutnya pada pertengahanbulan Mei sudah ada pemenang lelang, yang kan melakukan perbaikan jalan. Mundurnya perbaikan jalan tersebut, karena proses lelang sempat gagal.“Jika proses lelang lancar, target perbaikan jalan akan selesai bulan November hingga Desember 2018, jadi tahun 2018 ini jalan rusak sebagian besar sudah diperbaiki, kami mohon warga untuk bersabar,” tegas Wahyu. (thd/bas)