11 Perguruan Tinggi Ikuti Edu Fair BKPP

710
EDUFAIR: Wabup Joko Sutanto didampingi Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Hadi Waluyo mencoba teropong penentu hilal di stand UIN Walisongo dalam Edu Fair dilapangan Setda, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
EDUFAIR: Wabup Joko Sutanto didampingi Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Hadi Waluyo mencoba teropong penentu hilal di stand UIN Walisongo dalam Edu Fair dilapangan Setda, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Sebanyak 11 perguruan tinggi (PT) di Semarang dan Kudus mengikuti kegiatan Edu Fair yang digelar Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) dilapangan Setda Pemkab Demak, kemarin.

Sekretaris BKPP Pemkab Demak, Agus Kriyanto mengatakan, sejumlah PT tersebut turut serta dalam Edu Fair dengan harapan dapat memberikan solusi bagi para pegawai negeri sipil (PNS) yang hendak melanjutkan kuliah jenjang S2.

Pameran ini diperlukan supaya para aparat sipil Negara (ASN) ini dapat memilih PT mana yang sesuai dengan keinginan dan jurusan yang diminati. “Dengan demikian, mereka tidak perlu jauh jauh ke PT terkait dan cukup di pameran ini,” katanya.

Kepala BKPP, Hadi Waluyo menambahkan, Edu Fair ini dilaksanakan dalam rangka mensukseskan program beasiswa S2 bagi para ASN dilingkungan Pemkab Demak. Seperti diketahui, Pemkab Demak menargetkan ada 500 ASN yang melanjutkan kuliah.

“Jadi, kegiatan ini bisa dimanfaatkan untuk memperluas wacana atau referensi bagi ASN yang ingin lanjut kuliah S2. Dengan begitu, mereka bisa memilih sesuai disiplin ilmunya. Sebab, di Pemkab Demak ini ada 1.246 pegawai yang pendidikannya hanya S1. Karena itu, terbuka lebar bagi mereka untuk kuliah lagi dengan beasiswa dari Pemkab,” katanya.

Wabup Joko Sutanto mengatakan, beasiswa yang diberikan kepada ASN diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM birokrasi yang ada. “Kita ciptakan lingkungan birokrasi yang intelektual. Meski APBD nya kecil hanya Rp 2,3 triliun, tapi kita bisa memberikan beasiswa ini melalui APBD murni dan perubahan. Ini sesuai dengan visi misi pemerintah dan Perbup Nomor 23 Tahun 2017,” katanya. (hib/sct/bas)