Pemotor Dominasi Pelanggaran Lalu Lintas

438
YANG TERTIB : Kasatlantas Polres Magelang Kota AKP Marwanto bersama anggota PKS menggelar kampanye keselamatan berlalu lintas. (IST)
YANG TERTIB : Kasatlantas Polres Magelang Kota AKP Marwanto bersama anggota PKS menggelar kampanye keselamatan berlalu lintas. (IST)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pelanggaran lalu lintas selama Januari hingga Mei 2018 di wilayah Polres Magelang Kota masih tinggi. Tercatat ada 13.466 kasus. Pelanggaran ini didominasi pengendara sepeda motor yang mencapai sekitar 75 persen atau 10.100 kasus.

Kasatlantas Polres Magelang Kota AKP Marwanto mengatakan, pelanggaran terbanyak dikarenakan adanya pelanggaran surat-surat kendaraan serta syarat-syarat perlengkapan. “Dari 13.466 kasus, pelanggaran surat-surat mencapai 5.849 kasus, dan pelanggaran syarat-syarat perlengkapan ada 4.146 kasus. Sedangkan pelanggaran lainnya yaitu karena muatan 257 kasus, marka/rambu 849 kasus, obat/miras 2 kasus, dan pelanggaran karena lainnya 2.300 kasus,” jelas Marwanto.

Marwanto menyebutkan, untuk pelanggaran kelengkapan surat-surat didominasi pengendara yang tidak membawa SIM atau STNK atau bahkan dua-duanya. Sedangkan untuk kelengkapan syarat-syarat perlengkapan, seperti pelanggaran tidak memakai helm, spion, knalpot, sabuk pengaman maupun perlengkapan lainnya.

Pelanggaran tertinggi terjadi di bulan Maret yang mencapai 3.144 kasus. “Rinciannya yaitu bulan Januari ada 2.554 kasus, Februari 2.713, Maret 3.144, April 2.288, dan Mei 2.767 kasus. Pelanggaran didominasi oleh pengendara roda dua yaitu sepeda motor dan rata-rata adalah kalangan anak muda seperti pelajar ,” terang Marwanto.

Selain itu, Satlantas mencatat selama Januari hingga Mei terjadi 62 kasus kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan 10 korban meninggal dunia, 69 korban luka ringan serta kerugian materi sebanyak Rp 24 juta.

Marwanto menjelaskan, berbagai upaya dilakukan pihaknya untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat agar tertib berlalulintas dan menjadi pelopor keselamatan. Bahkan, berbagai kegiatan terus dilakukan oleh Satlantas Polres Magelang Kota dalam upaya tersebut.

“Kami juga mendorong sekolah-sekolah untuk tampil dan melatih para siswanya menjadi Polisi Cilik (Pocil)maupun Patroli Keamanan Sekolah (PKS). Sejak dini, kami sengaja kenalkan dan tanamkan tertib berlalu lintas. Harapan kami, dari hal-hal ini nantinya mereka bisa menularkan semangat tertib berlalu lintas di lingkungan terdekatnya,” tukas Marwanto. (had/ton)