Serap Aspirasi, Kartika Blusukan Johar

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Kebanyakan pedagang Pasar Johar Darurat mengenali wajah artis sinetron dan film, Ajeng Kartika Ayuningtyas, lantaran peran tertindas di berbagai sinetron FTV. Ketika Kartika yang sekarang menjadi bakal calon legislatif (Bacaleg) dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) Dapil I Jawa Tengah dengan nomor urut 4 ini memasuki pasar, para pedagang bumbu dapur dan sayuran sempat tak percaya. Ternyata ada artis yang mau masuk pasar tradisional.

Begitu sadar ada artis, para pedagang langsung bersalaman dan berswafoto, sehingga pasar yang sebelumnya sepi berubah sedikit gaduh. “Bagaimana kondisi berdagang di pasar ini? Apakah ramai?” sapa Ajeng Kartika kepada Chayanah, 43, seorang pedagang bumbu dapur.

Tanpa ditanya lebih lanjut, Chayanah yang mewakili pedagang lain langsung berkeluh kesah. Dagangan sepi semenjak Pasar Johar terbakar 4 tahun lalu dan pindah ke pasar darurat. Apalagi masih ada pedagang lain yang menggelar dagangannya di jalan pasar lama, memperparah sepinya di pasar darurat. “Bapak ibu semua harap sedikit bersabar, Pasar Johar lana saat ini masih dalam pembangunan. Nanti setelah pasar jadi, tentu akan mendapatkan perhatian,” kata Kartika menenangkan.

Kartika sendiri tak merasa asing dengan pasar tradisional yang kumuh dan becek. Karena sewaktu kecil, dirinya kerap diajak neneknya ke pasar tradisional di Cikini Jakarta. “Kalau belanja, nenekku andalannya ke pasar tradisional,” katanya.

Menurutnya, pasar merupakan tempat berputarnya perekonomian suatu daerah. Tentunya, pemerintah tidak tinggal diam untuk tetap menghidupkan pasar, tidak hanya untuk pedagang dan pembeli, tetapi juga untuk ekonomi seluruh kehidupan kota ini.

“Saat ini mungkin masih sepi. Tapi saya percaya, para pedagang lebih kreatif dalam memasarkan barang. Tidak hanya menunggu pembeli datang, tetapi lebih memberi pelayanan melalui antar pesanan ke konsumen,” kata Kartika. (ida)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -