Persip Krisis Pemain dan Pendukung

353

PEKALONGAN-Menjelang pertandingan kompetisi Divisi Utama melawan PSCS Cilacap di Stadion Kota Batik, Rabu (27/3) mendatang, Persip mengalami krisis pemain inti dan pendukung. Lantaran banyak pemain Persip yang cidera dan banyak yang masih dalam masa hukum, menyebabkan beberapa kali kalah saat bertanding. Hal itu mengecewakan pendukungnya, Kalomania.

Pelatih Persip Pekalongan, Agus Riyanto, mengungkapkan bahwa dirinya merasa prihatin dengan kondisi pemain Persip saat ini. Sebagian besar pemain intinya tidak bisa bermain, karena terakumulasi kartu kuning dan sakit. Jika kondisi ini terus dibiarkan, akan membahayakan posisi Persip dalam kompetisi Divisi Utama. ”Pemain inti, back kiri dan pemain depan, sedang terkena akumulasi kartu kuning. Sedangkan back kanan masih terkena cidera,” ungkap Agus, Senin (25/3) kemarin.

Dalam menghadapi PSCS nanti, kata Agus, pihaknya kemungkinan besar belum bisa menurunkan Didi Rocmadi sebagai back kanan, dan Riyadi, yang akan menggantikan posisi Agung sebagai pemain depan. Adapun pemain stiker kecil yang lincah serta gesit di lapangan hijau, Rozikin, belum tentu diturunkan karena masih cidera engsel. ”Kami masih melihat perkembangan pemain yang mengalami cidera. Apakah masih bisa diturunkan atau tidak, dalam pertandingan Rabu (27/3) lusa,” kata Agus.

Manager Persip Pekalongan, A’am Ichwan, menjelaskan akan berusaha memaksimalkan pemain yang ada. Dalam waktu singkat, pelatih dan asisten pelatih akan mencari pengganti. ”Tim masih solid dan masih bisa bermain bagus. Namun dengan kondisi seperti itu, rencananya akan mencari pengganti, agar target bisa terpenuhi,” jelasnya.

Menjelang pertandingan melawan PSCS Cilacap, katanya, pihaknya sudah menyiapkan strategi khusus dan melakukan latihan secara rutin, untuk bisa meraih point penuh di kandang sendiri. ”Kami sudah menyiapkan semuanya dengan baik, point penuh harus tetap diraih,” tegas A’am.

Sementara pengurus Kalongmania Kecamatan Buaran, Mahmudin, mengaku sejak Persip kerap kalah dan tidak bermain bagus pada beberapa pertandingan, banyak pendukung Kalongmania yang menolak diajak bergabung menonton Persip. ”Saya berharap Persip ada perubahan dan dapat bermain bagus kembali seperti dulu, agar suporter tidak kembali kecewa,” kata Mahmudin. (thd/ida)