Temukan 5 Kasus HIV/AIDS Baru

401

Hanya Dalam Dua Pekan

WONOSOBO—Jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Wonosobo terus meningkat. Dalam dua pekan terakhir, Dinas Kesehatan Wonosobo menemukan 6 penderita HIV/AIDS baru. Dengan demikian total orang dengan HIV/AIDS (odha) di kota dingin itu, mencapai 146 orang.
Menurut Sri Jumiyati dari Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo, pada peringatan Hari AIDS Sedunia, awal Desember lalu Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Wonosobo merilis data jumlah kasus HIV/AIDS masih di angka 141. Kemudian dalam rakor triwulanan Selasa (24/12), data tersebut telah berubah menjadi 146 kasus. “Tambahan 5 kasus tersebut ditemukan pada 5 populasi kunci, hanya dalam 2 minggu terakhir,” katanya.
Heri Samuri dari Wonosobo Youth Center (WYC) menjelaskan, populasi kunci yang dimaksud meliputi terdiri dari high risk men (HRM), LSL (laki-laki seks laki-laki) atau gay, wanita pekerja seks (WPS), waria, dan penasun (pengguna narkoba suntik).
“Kelima golongan yang termasuk populasi kunci tersebut memang terus disasar oleh WYC agar bersedia melakukan konseling dan tes HIV secara sukarela,” tuturnya.
Upaya tersebut, kata Heri, menampakkan hasil dengan ditemukannya kasus-kasus baru, sehingga dapat segera dilakukan tindakan penanganan medis sesuai prosedur yang berlaku.
Ke depan, Heri mengaku WYC akan terus mengintensifkan upaya merangkul beberapa komunitas lain yang masuk kategori rawan HIV/AIDS, seperti komunitas motor anak punk, dan anak jalanan.
Staf KPA Wonosobo Firdaus Nursya’bana mengatakan, upaya penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Wonosobo selama setahun terakhir sudah cukup masif. Selain instensif dalam melakukan penyuluhan kepada populasi kunci hingga para pelajar, KPA juga telah menggandeng Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bappermasdes) untuk membentuk warga peduli AIDS (WPA) di setiap kecamatan.
“Melalui WPA tersebut, diharapkan agar sosialisasi terkait HIV/AIDS di masyarakat lebih mudah dilakukan,” tuturnya.
Upaya lain, kata dia, yang telah dilakukan KPA untuk mengurangi penyebaran HIV/AIDS adalah pendistribusian kondom kepada manager outlet. Dari target distribusi kondom sebanyak 58.261 unit dalam satu semester, KPA bahkan telah mendistribusikan 71.856 unit kondom dan 4.680 lubrikan.
“KPA pusat mengalokasikan 73.440 kondom untuk Kabupaten Wonosobo. Jumlah tersebut menjadi yang ketiga terbesar dalam hal jumlah distribusi kondom di kabupaten/ kota se-Jawa Tengah, dan hanya kalah oleh Kota Semarang dan Kota Surakarta,” kata Firdaus. (ali/lis)