Layanan Kependudukan Tetap Buka

362

MAGELANG—Meski pemerintah telah menetapkan cuti bersama hari raya Natal, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Magelang tetap bekerja seperti biasa. Mereka tetap melayani masyarakat, terkait urusan data kependudukan.
Kepala Disdukcapil RM Devananda mengatakan kebijakan untuk tetap buka di hari libur, katanya, dikarenakan banyak masyarakat yang hendak melegalisir persyaratan jamkesda. Mengingat batas pengurusan hanya sampai akhir Desember, maka pihaknya dengan penuh kesadaran tetap membuka pelayanan meski hari libur dan tanpa uang lembur. ”Komitmen kami untuk melayani masyarakat, utamanya masyarakat yang hendak melengkapi persyaratan pengurusan jaminan kesehatan daerah (jamkesda),” ujar pria yang akrab disapa Andi.
Devanda menyebutkan, jumlah penduduk Kota Magelang ada sekitar 130.220.000 orang atau 40.480 kepala keluarga.
Menurut Andi, jika jumlah tersebut dikurangi dengan keluarga PNS, TNI, Polri dan lainnya yang tidak mengurus jamkesda karena sudah ditangani asuransi lain, maka masih ada di atas 30.000 KK yang mengurus legalisasi KTP sebagai persyaratan jamkesda.
”Jika jumlah KK dibagi 15 hari yang ada, maka tiap hari rata-rata ada sekitar 2.000 yang harus dilayani, dengan asumsi pihak kami tidak libur. Sedangkan pada hari biasa, kami bahkan pulang sampai pukul 15.30 WIB,” ungkap mantan Kepada Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Kota Magelang itu.
Tak pelak, jika pihaknya membuka pelayanan di saat libur hingga pukul 12.00 WIB saja, tercatat ada 156 orang yang mengurus legalisir. Setiap orang bahkan tidak hanya membawa satu berkas melainkan 3 hingga 10 berkas untuk dilegalisasi.
Endrat Energiarso, Kabid Pencatatan Sipil Disdukcapil menambahkan sebelum dilegalisasi, KTP dan KK perlu diperiksa keabsahannya. Proses ini semakin lama karena tidak imbangnya jumlah orang yang melegalisasi dengan petugas layanan. Masyarakat pun diminta untuk bersabar jika terpaksa harus mengantre lama.
”Tiap hari ribuan orang yang melegalisir. Belum lagi, dokumen warga yang dibawa tidak lengkap atau bermasalah, seperti sudah tidak berlaku lagi. Jadi mohon untuk sabar,” tandas Endrat. (vie/lis)