Minim Sosialisasi, Sepi Pendaftar

385

TEMANGGUNG—Minimnya sosialisasi terhadap program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) menyebabkan masyarakat kebingungan untuk mendaftarkan diri pada program ini. Sebagai dampaknya, pendaftaran BPJS di Temanggung sepi. Warga berharap agar pemerintah setempat memberikan sosialisasi terkait tempat dan tahapan pendaftaran.
Memasuki hari ketujuh pelaksanaan BPJS, sebagian besar warga masih bingung dengan prosedur pendaftaran. Warga yang telah datang ke kantor Askes Temanggung di Jalan Perintis Kemerdekaan mengaku bingung dengan pengisian formulir pendaftaran.
“Saya hanya menulis nama, alamat dan nomor KTP karena saya tidak tahu cara mengisinya, tidak ada petugas yang membimbing juga,” kata Isti Faizah, warga Dusun Manggis Desa Pandemulyo Kecamatan Bulu.
Ia sendiri pada awalnya tidak mengetahui tentang program BPJS. Ia mengaku hanya melihat lewat televisi tentang program tersebut tanpa mengetahui peruntukannya. Informasi tentang BPJS diperolehnya dari salah seorang perangkat desa dan bidan desa.
“Saya tidak tahu cara pendaftarannya karena selama ini juga tidak ada sosialisasi,” terangnya.
Kebingungan serupa juga dialami oleh pasien RSUD Djo­jonegoro Temanggung, Purwito, 34, ia mengaku tidak mengetahui tentang program BPJS yang dicanangkan pemerintah per 1 Januari lalu tersebut. Sejauh ini, ia membayar tunai untuk biaya pengobatannya karena tidak memiliki akses untuk mendaftar BPJS. “Saya tidak tahu kalau ada program itu,” akunya. (zah/lis)