Firmandoyo Dikabarkan Latih Persitema

337

TEMANGGUNG—Eks pelatih PSIS Semarang, Firmandoyo, dikabarkan akan menjadi pelatih kepala Persitema Temanggung. Namun, kepastian tentang tentang datangnya Firmandoyo ke Bhumi Phala belum dapat dipastikan. Sejumlah nama pelatih lain juga beredar untuk menggantikan coach Eko Riyadi yang kini menjadi pelatih kepala di PSIS Semarang.
Manajer Persitema Temanggung, Yunianto, membenarkan adanya kabar tentang Firmandoyo yang akan menjadi orang nomor satu di lapangan untuk tim berjuluk Laskar Bambu Runcing ini. Namun, kabar tersebut hanya merupakan isu. “Iya benar saya sudah mendengar kabar itu. Tetapi itu tidak sepenuhnya benar karena kami belum memutuskan,” katanya.
Ia mengatakan, pascapindahnya pelatih kepala Eko Riyadi ke PSIS Semarang, Persitema Temanggung memang belum memiliki pelatih pengganti. Tentang, beredarnya isu pelatih pengganti, nama-nama pelatih yang kini belum memiliki tim asuhan beredar.
“Siapapun nantinya akan kami putuskan secara mufakat dengan memperhatikan banyak pertimbangan,” terangnya.
Ia memastikan, tim Ayam Kedu akan melaga di Divisi Utama PT Liga Indonesia musim ini. Untuk kepentingan tersebut, sejauh ini pihaknya masih konsentrasi melakukan seleksi pemain yang akan merumput di bawah dukungan Tasmania. “Kami baru saja menyelenggarakan turnamen, hasil dari turnamen ini akan kami seleksi pemain-peman lokal yang berprestasi,” terangnya.
Mengutamakan pemain lokal, terang mantan Kepala Desa Caruban, Kecamatan Kandangan ini, adalah untuk mengangkat para pemain-pemain asli yang tidak memiliki ruang apresiasi atas ketrampilannya memainkan si kulit bundar. “Kita utamakan dulu yang lokal asli Temanggung,” paparnya.
Setelah mendapatkan pemain tersebut, pihaknya baru akan konsentrasi mencari pelatih pengganti Eko Riyadi yang akan membina para pemain. Keputusan tentang siapa pelatih yang akan menggantikan akan dipastikan setelah pelaksanaan Kongres PSSI di Surabaya akhir bulan ini. “Tanggal 27-28 kami akan kongres, setelah itu baru kami pastikan siapa pelatih pengganti,” tandasnya. (zah/lis)