Ingin Perbanyak Film Dokumenter, Film Amerika Jadi Rujukan

430

Ketika Para Sineas Muda Magelang Berkumpul di Road Show ‘Buronan Film’

Ratusan anak muda Magelang yang merupakan sineas muda berkumpul di Hotel Pondok Tingal Borobudur. Banyak hal dibahas dalam kegiatan yang menghadirkan kru Sarenata Production tersebut.

MUKHTAR LUTFI, Mungkid

SEMANGAT anak-anak muda penghobi film di Kabupaten Magelang sedang tinggi-tingginya. Mereka ingin terus menelurkan karya-karya dokumenter. Utamanya tentang realita masyarakat.
Bahkan kemarin, para sineas yang tergabung dalaam Koperasi Sinema Mandiri (KSM) Magelang mengundang Sarenata Production yang kebetulan baru menggelar workshop dan promo ‘Buronan Film’.
Hadir sebagai pembicara William Chandra dan Ray Papahan, penulis dan produser ‘Buronan Film’ tersebut. Yang menarik, sebelum workshop digelar, mereka diajak menonton dua film yang salah satunya karya William Chandra. Selain itu, mereka juga diajak membandingkan beberapa film yang diproduksi anak-anak muda Indonesia dengan Amerika selama tahun 2013.
“Dengan mereka melihat dan membandingkan beberapa film dari Indonesia dan Amerika itu, kami berharap mereka memiliki wawasan dan ide untuk menulis cerita-cerita film baru,” kata William Chandra.
Sedang salah satu tujuan dari kegiatan ini, kata William, adalah menjaring penulis-penulis baru dari Magelang dan sekitarnya. “Untuk diketahui, kegiatan ini tidak hanya kami lakukan di Magelang saja. Namun kami juga road show ke sejumlah daerah, mulai Desember 2013 kemarin. Beberapa daerah yang sudah kami kunjungi, diantaranya Medan, Jogjakarta, Jakarta, Bandung, Medan dan Magelang. Ke depan, kami akan ke Makassar, Kalimantan dan lainnya. Intinya, tahun 2014 ini kami ingin membuat tiga film hasil karya dari teman-teman yang ikut workshop ini. Tiga itu nantinya, kami seleksi dari sejumlah daerah,” terangnya.
Aswarun Barera, Sekretaris KSM Magelang menambahkan pihaknya mengadakan kegiatan ini, berdasarkan aspirasi dari para sineas muda di wilayahnya. “Sebelum ini, kami juga sudah sering mengadakan kegiatan serupa. Prinsipnya, kami ingin mewadahi aspirasi teman-teman,” imbuhnya.
Untuk program tahun 2014 ini, kata Aswarun, pihaknya akan mengadakan sejumlah kegiatan. Di antaranya, in house training (IHT) sinematografi bagi anggota KSM, persami (perfilman Sabtu-Minggu) bagi pelajar dan pondok pesantren di wilayah ini. Kemudian, wisata sinema yaitu mengajak wisatawan baik dalam maupun luar negeri untuk merasakan menjadi kru dan pemain film di beberapa objek wisata di Magelang. (*/lis)