Tronton Tabrak Pangkalan Ojek

269

Tiga Pengojek Terluka

TEMANGGUNG—Sebuah truk tronton menabrak pos pangkalan ojek di Pasar Kembang Parakan. Kendati tidak ada korban jiwa, namun tiga orang mengalami luka serius pada kejadian yang terjadi pada Kamis (16/1) malam kemarin. Sementara pagi kemarin, dua kecelakaan lain juga mewarnai daerah penghasil tembakau ini masing-masing di jalan Parakan-Kedu dan di Desa Bengkal, Kecamatan Kranggan.
Tronton berpelat nomor H 1947 AA tersebut menubruk tiga tukang ojek yang tengah mangkal di pos ojek Jalan Saubari Parakan, masing-masing Purwadi, 32, warga Kampung Besaran Kelurahan Parakan Kauman; Nurwanto, 34, warga Desa Watukumpul, dan Pantino, 32, warga Desa Mandisari, ketiganya berada di Kecamatan Parakan. Luka yang dialami para korban adalah luka pada bagian kaki dan tubuh setelah terhantam truk.
Tidak hanya itu, truk tersebut juga menubruk sejumlah lapak yang berada di sekitar pangkalan ojek. Beruntung lapak tersebut sedang tidak digunakan untuk berjaja. “Sebelumnya menabrak lapak-lapak dan akhirnya menabrak pangkalan,” kata Kusmartono, 40, warga sekitar.
Kejadian bermula saat truk tronton yang dikemudikan Tatang, 34, warga Semarang tengah diparkir di tepi jalan. Pengemudi tersebut tengah beristirahat di warung tak jauh dari tempat parkir. Tatang mengaku sebelum meninggalkan mobilnya sudah memasang handrem dan mengganjal roda.
Namun, beberapa saat setelah diparkirkan, truk melaju sendiri dan menghantam lapak-lapak yang berada di depannya. Truk juga menghantam pos ojek yang tengah dijaga oleh tiga orang pengojek. Jarak antara tempat parkir dan pos ojek sekitar 20 meter. “Jaraknya cukup jauh juga,” tambahnya.
Kusmartono menambahkan, sebenarnya di pos ojek tidak hanya tiga orang, sejumlah pengojek lain juga tengah berada di pos, namun ketika melihat truk berjalan sendiri tukang ojek kemudian berhamburan keluar pos, tiga orang yang tidak sempat menyelamatkan diri menjadi korban. “Motor-motor juga terlindas,” terangnya.
Beruntung setelah menghantam pos ojek tersebut, truk kemudian berhenti. Sebab, setelah pos ojek terdapat pemukiman rumah penduduk sehingga apabila truk terus melaju akan menghantam rumah warga. “Lapak saya tertabrak, tapi saya sudah tutup karena ada acara pengajian,” tambah Kukub, 43, pemilik lapak yang menjadi korban.
Sementara itu, siang kemarin kecelakaan lalu lintas tunggal juga terjadi di Dusun Barakan Desa Campursari Kecamatan Bulu. Sebuah mobil pribadi terjerumus ke saluran drainase tepi jalan. Di Desa Bengkal Kecamatan Kranggan, sebuah mobil juga terjadi kecelakaan tunggal menabrak pohon perindang jalan. Tidak ada korban jiwa dalam kedua kejadian tersebut. (zah/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.