Tak Ber-KTP Bisa Ikut JKN

477

MAGELANG– Program jaminan kesehatan nasional (JKN) di Jawa Tengah terus diproses hingga sempurna. Pemerintah saat ini terus melakukan pendataan kepada seluruh warganya termasuk yang belum tak memiliki KTP.
“Caranya warga yang belum terdata sebagai peserta jaminan kesehatan daerah (jamkesda) dan jaminan kesehatan masyarakat (jamkesmas), untuk segera didaftarkan sebagai peserta JKN,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, kemarin.
Dengan cara ini, semua warga Jawa Tengah bisa mendapatkan layanan kesehatan secara optimal. “Kami berharap nantinya bisa mendata dan mendaftarkan semua warga, termasuk mereka yang tidak ber-KTP dan para napi yang ada di LP (lembaga pemasyarakatan),” ujarnya.
Dengan cara ini, dia berharap nantinya tidak ada warga yang terlewat untuk didaftarkan sebagai peserta JKN. “Semua data peserta jamkesmas dan jamkesda, nantinya secara otomatis akan beralih menjadi peserta JKN. Namun, dalam proses transisi ini, setiap daerah diharapkan dapat tetap memberikan layanan jamkesda,” katanya.
Salah satu warga asal Muntilan, Aris mengaku proses pelayanan kesehatan pasien JKN terlalu berbelit. Tidak seperti layanan askes yang dimilikinya. Menurutnya, layanan JKN lebih sering mengedepankan proses administratif dan cenderung mengabaikan kondisi pasien. Padahal membutuhkan pertolongan secepatnya.
Dia mencontohkan, kerepotan terjadi saat dirinya mengantarkan rekannya untuk berobat ke rumah sakit di Jogjakarta. Rekannya sempat ditolak dirawat sebelum memenuhi persyaratan membawa surat rujukan dokter dari rumah sakit di kota tempat asalnya. (vie/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.