Bidik Calon Tersangka Baru

337

BARUSARI — Penyidik Satreskrim Polrestabes Semarang terus mendalami dugaan penipuan investasi yang dilakukan Koperasi Titian Rizqi Utama. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain. Kuat dugaan penipuan itu dilakukan secara berjamaah di dalam lembaga koperasi tersebut.
Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Wika Hardianto mengatakan, penyidik masih memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan berbagai barang bukti. Sejauh ini, tersangka baru satu orang yakni Direktur Koperasi Titian Rizqi Utama, Sri Rejeki. Sri Rejeki diketahui merupakan orang yang diduga berperan dalam penipuan dengan modus investasi tersebut. Tapi, diakui tidak menutup kemungkinan bakal ada calon tersangka baru. ”Jika dikembangkan nanti tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain. Ini masih terus didalami,” tambahnya.
Kasus penipuan modus investasi ini terbongkar setelah sejumlah nasabah melaporkannya ke Mapolrestabes Semarang. Setidaknya ada 4 nasabah mengaku tertipu saat menanamkan saham investasi di koperasi tersebut.
Para nasabah koperasi ini mengklaim memiliki bukti kuat penipuan tersebut. Di antaranya bukti pembayaran serta perjanjian saat pertama terjadi kesepakatan untuk berinvestasi. ”Saya pegang buktinya, jadi itu penipuan investasi,” tegas seorang nasabah, Mujiono.
Mujiono merupakan seorang nasabah Koperasi Titian Rizqi Utama yang mengaku tertipu Rp 250 juta. Ia berharap agar kasus itu segera diselesaikan dan modalnya bisa kembali. ”Saya hanya minta ini diusut tuntas, biar nasabah dapat haknya,” tambahnya. (fth/ton/ce1)