Jateng Incar Juara Umum

354

SEMARANG – Jateng membidik target juara umum pada Kejurnas Biliar 2014, di Dufan Convention Center, Pekalongan, 19-28 Februari mendatang. Sebanyak 30 Pengprov POBSI di seluruh Indonesia akan mengikuti kejurnas yang mempertandingkan 18 nomor baik putra maupun putri.
Menurut Wakil Ketua Umum Pengprov POBSI Jateng, Buntat, untuk nomor yang dipertandingkan, mengacu pada nomor SEA Games 2015. Jateng sendiri akan menyiapkan 10 atlet yang terdiri atas tujuh atlet putra dan tiga atlet putri.
Dijelaskan Buntat, setelah PB POBSI meminta Jateng sebagai tuan rumah kejurnas tahun ini, pihaknya menunjuk kota Pekalongan sebagai tempat berlangsungnya even tersebut. Pertimbangan memilih Pekalongan, karena iklim pembinaan biliar di daerah tersebut cukup tinggi. Apalagi, para pebiliar Pekalongan sudah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, seperti SEA Games. Pada Porprov 2013, Kota Pekalongan menjadi juara umum cabang biliar dengan meraup 13 medali emas.
“Kami akan menurunkan tim terbaik di kejurnas. Atlet-atlet andalan seperti Ricky Yang dan Yoni Rachmanto akan kami turunkan di ajang bergengsi ini,” kata Buntat saat dihubungi Senin (20/1) malam.
Pihaknya berharap, Jateng kembali mempertahankan juara umum yang pada dua tahun sebelumnya berhasil direbut dari DKI Jakarta yang sudah 28 tahun mendominasi. Dijelaskan Buntat, karena mayoritas atletnya adalah atlet berpengalaman dan memiliki jam terbang tinggi, pihaknya tak melakukan persiapan khusus. Tapi yang pasti, lawan terberat Jateng adalah DKI Jakarta.
Buntat optimistis atlet Jateng memiliki daya saing. Apalagi hampir seluruh atlet biliar Jateng baru saja keluar dari Pelatnas dan tampil di SEA Games di Myanmar lalu. Sehingga para atlet dinilai masih dalam kondisi terbaik. “Kami mungkin akan menggelar Pelatda namun dalam waktu yang singkat saja. Kejurnas kali ini, lanjut dia, juga akan menjadi tiket otomatis bagi para atlet untuk menembus Pelatnas yang diproyeksikan di SEA Games Singapura, tahun 2015 mendatang. Itu sebabnya, rivalitas di kejurnas bakal sangat tajam,” pungkas Buntat. (bas/smu)