Kenali Gejala Mioma

870

KARANGKIDUL — Berbagai jenis kelainan dapat terjadi pada sistem reproduksi wanita, mioma uteri salah satunya. Wanita sebaiknya berhati-hati dan kenali berbagai gejala guna deteksi dini dan kesegeraan penanganan.
Spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan SMC RS Telogorejo dr Felicia Sugiarto, SpOG mengungkapkan, mioma uteri merupakan tumor jinak pada bagian rahim wanita. Bentuknya bisa padat atau lunak tergantung dari otot rahim atau jaringan pengikatnya yang lebih dominan. ”Meski jinak, namun kita perlu mengenali gejala-gejalanya, guna penanganan lebih lanjut,” ujarnya di sela-sela seminar awam ’Mengenai Mioma dan Bahayanya’, belum lama ini.
Beberapa gejala khas dari mioma uteri meliputi perdarahan, menstruasi berlebihan, flek, nyeri haid dan anemia. Bila wanita mengalami salah satu gejala dari keluhan tersebut, baiknya segera dikonsultasikan guna memastikan kondisi kesehatan. ”Contohnya rentang menstruasi normal selama 3-5 hari, ternyata mengalami selama dua minggu. Pertanda lain juga bisa jadi wanita juga harus mengganti pembalut berkali-kali,” ujarnya.
Kendati demikian, mioma uteri bisa datang tanpa gejala. Hal ini menyangkut ukuran dan lokasi mioma berada. Untuk penyebab pasti mioma uteri juga masih belum diketahui. Kemungkinannya adalah reseptor estrogen yang lebih banyak dibandingkan jaringan otot rahim. ”Otot rahim yang memiliki reseptor estrogen berlebih memengaruhi pertumbuhan yang tidak normal dan lebih sensitif terhadap hormon estrogen sehingga muncullah benjolan yang disebut sebagai tumor uteri,” ujarnya.
Hal lain yang perlu diperhatikan bahwa mioma uteri bisa terjadi berulang sepanjang wanita usia produktif dan belum memasuki usia menopause. Tetapi para wanita juga bisa melakukan upaya pencegahan guna meminilalisir kekambuhan. ”Di antaranya dengan mengurangi konsumsi makanan cepat saji, kurangi konsumsi daging, menjaga berat badan agar tidak berlebihan, olah fisik dan menghindari stres,” tandasnya. (dna/ton/ce1)