Tak Punya Uang Saku, Siswa Bolos

372

MAGELANG-Meski telah dijalankan program pendidikan gratis, sejumlah siswa di Kota Magelang masih kedapatan membolos. Salah satunya dilatarbelakangi keterbatasan ekonomi orang tua yang tidak bisa memberikan uang saku kepada anaknya.
Hal itu diungkapkan oleh guru SD N Gelangan 2 Kota Magelang, Catoer. Dia mengatakan banyak siswanya yang bolos karena tidak punya uang saku.
“Yang sekolah di sini kebanyakan berdomisili di sekitar sekolah, ada yang sehari masuk sehari tidak. Alasannya karena orang tua tidak bisa memberikan uang saku setiap harinya. Faktor kemampuan orang tua siswa kan berbeda-beda,” terangnya, di hadapan Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito, kemarin.
Pihaknya sudah berupaya untuk mendatangi rumah siswa yang sering tidak masuk sekolah, untuk memberikan pengertian kepada orang tua siswa. Namun, karena faktor ekonomi memang hal itu belum banyak membantu.
“Kita harapkan ada solusi yang diberikan dari pemerintah,” kata dia. Di sekolah ini memiliki murid sebanyak 80 anak. Jumlah yang relatif sedikit untuk ukuran sekolah dasar.
Sigit Widyonindito menyampaikan akan mencoba menyelesaikan masalah ini. Namun, dia berpesan supaya siswa, pengajar dan orang tua mengedepankan disiplin dalam segala hal khususnya tentang belajar. Dia juga mengingatkan agar jam belajar masyarakat dipatuhi yakni mulai pukul 18.00 sampai dengan pukul 21.00.
“‘Jika ingin berhasil, harus dimulai dengan kebiasaan disiplin. Bangun pagi, bantu orang tua, berdoa serta jangan lupa semangat belajarnya agar kalian bisa gapai cita-cita,” pintanya. (vie/lis)