Polres Siagakan Pasukan Tanggap Bencana

303

UNGARAN–Polres Semarang menyiagakan pasukan tanggap bencana alam lengkap dengan perlengkapan search and rescue (SAR). Mereka disiapkan untuk mengantisipasi datangnya bencana alam di musim penghujan ini.
Kapolres Semarang AKBP Augustinus Berlianto Pangaribuan saat memimpin apel dalam rangka tanggap darurat bencana alam di Mapolres Semarang, Rabu (22/1) pagi mengatakan, kondisi cuaca ekstrem berpotensi menyebabkan banjir, tanah longsor, melumpuhkan jalur lalu lintas, dan rawan penyakit. Menurut Kapolres, anggota Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat harus mampu bergerak cepat, tepat dan efisien bila sewaktu-waktu terjadi bencana alam.
“Personel siaga bencana setiap saat harus memantau perkembangan situasi dan kondisi cuaca, iklim dan perubahan alam yang terjadidi wilayah rawan bencana.Termasuk melakukan monitoring serta deteksi dini terjadinya bencana alam,” kata Augustinus.
Usai memimpin apel, Kapolres mengatakan, gelar pasukan dan perlengkapan SAR bertujuan mengecek kesiapsiagaan personel dan perlengkapan yang digunakan dalam menghadapi bencana alam. Dengan mengetahui kesiapan tersebut, menurut Kapolres akan dapat meminimalisir jumlah korban jiwa dan kerugian material.
“Saat ini personel dan peralatan SAR sudah siap. Jadi tinggal dikerahkan jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Dari Polda Jateng juga sudah mendukung peralatan seperti perahu karet dan lainnya,” katanya.
Lebih lanjut dijelaskan, bahwa wilayah Kabupaten Semarang yang berpotensi banjir ada di Kecamatan Pringapus yang berbatasan dengan Kabupaten Demak. Kebanjiran di Pringapus disebabkan meluapnya air sungai. Sedangkan daerah rawan tanah longsor hampir merata, namun yang rawan adalah Sumowono dan Suruh. (tyo/ton)