73 Kepala Dinas Janji Tak Korupsi

308

UNGARAN — Sebanyak 73 orang pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Semarang menandatangani pakta integritas penggunaan anggaran kegiatan pemerintahan dan pembangunan.
Para pimpinan SKPD itu, berjanji akan menggunakan anggaran pembangunan dengan efisien, menghindari praktik KKN dan pembangunan tepat waktu, jumlah dan tepat sasaran. Juga patuh terhadap aturan dan tertib administrasi.
Penandatanganan dilakukan di hadapan Bupati Mundjirin dan Wabup Warnadi serta staf ahli bupati di pendapa rumah dinas bupati di Ungaran, Kamis (23/1) siang. Usai penandatangan, Bupati Mundjirin menyerahkan dokumen penggunaan anggaran (DPA).
Sebelum diteken, naskah pakta integritas dibacakan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Budi Kristiono. ”Kami bersedia menanggung segala konsekuensi, jika melanggar komitmen dalam pakta integritas sesuai peraturan perundangan yang berlaku,” kata Budi.
Para pimpinan SKPD juga menyatakan siap berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan KKN di lingkungan Pemkab.
Dia juga menyatakan tidak akan menerima pemberian apa pun, termasuk suap dan lainnya yang bertentangan dengan aturan hukum.
Bupati Mundjirin meminta para pimpinan SKPD menggunakan anggaran pembangunan di instansi kerja masing-masing dengan baik.
”Manfaatkan anggaran pembangunan di instansi masing-masing dengan baik agar tepat waktu, tepat mutu dan tepat manfaat. Dengan begitu, akan dapat membentuk akuntabilitas dan transparansi kinerja di mata masyarakat,” pesan bupati.
Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Abdullah Masykur menjelaskan, belanja daerah pada tahun anggaran 2014 kali ini sebesar Rp 1.251.301.386.000.
Dana tersebut digunakan untuk menyelenggarakan 26 urusan wajib pemerintahan dan pembangunan. Semuanya dijabarkan dalam ratusan program dan ribuan kegiatan yang tertuang dalam DPA di 73 SKPD. (tyo/isk/ce1)