Atlet Jateng Jadi Incaran Provinsi Lain

308

SEMARANG – KONI Jateng menanggapi serius sikap pelari Trianingsih yang mengajukan pindah ke DKI Jakarta. Plt Ketua Umum KONI Jateng Hartono bakal membentuk tim khusus beranggotakan unsur dari bidang organisasi, pembinaan prestasi, dan hukum, jika atlet tersebut melayangkan gugatan ke Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (BAORI).
“Sesuai dengan komitmen awal, kami tidak akan melepas atlet potensial ke provinsi lain. Saya akan minta tim ini untuk mengkaji kembali aturan paling tepat untuk mempertahankan atlet, kemudian langkah apa yang bisa dilakukan secara hukum,” kata Hartono kemarin.
Hartono mengakui, adanya sejumlah atlet potensial Jateng yang ingin pergi ke provinsi lain, dikhawatirkan bisa mengurangi kekuatan Jateng di arena persaingan, baik kejurnas maupun PON. Apalagi Jateng sangat berhasrat memperbaiki prestasi di PON XIX/2016 di Jabar. Karenanya, tak ada pilihan lain bagi KONI selain menyusun strategi. “Kami siap menguras energi untuk mempelajari bagaimana sesungguhnya aturan main atlet pindah. Strategi harus disiapkan agar kami bisa menang jika sampai di sidang BAORI,” ucapnya.
Selain membentuk tim tersebut, pihaknya memanggil pengurus provinsi (pengprov) cabang bersangkutan, dalam hal ini Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), untuk mencari solusi terbaik. Selain PASI, KONI juga akan mengundang pengprov cabang lain yang atletnya kini mengajukan diri pindah atau dimintai provinsi lain. “Trianingsih, Ricky Yang (pebiliar), dan Allan Chandra (atlet sepatu roda), ramai-ramai diincar oleh provinsi lain. Karena itu, kami akan undang dan mengadakan rapat koordinasi dengan pengprov-pengprov bersangkutan. Pada prinsipnya kami tidak akan menerbitkan surat rekomendasi pindah kepada mereka,” tandas Hartono.
Seperti diketahui, Trianingsih surat pengunduran diri kepada PASI Jateng, Rabu (22/1). Dalam suratnya, peraih satu medali emas pada SEA Games 2013 itu menyatakan berencana mengundurkan diri sesuai prosedur yang benar. Dia akan memulai mengurus surat kepindahan dari PASI Salatiga. Sebenarnya Tri sudah melayangkan surat ke KONI, namun sebatas surat mundur sebagai atlet Jateng, lantaran selama ini bekerja dan berdomisili di Jakarta. Namun tampaknya Tri serius ingin keluar dari Jateng dengan cara mengurus surat pindah secara prosedural. (bas/smu)