Bos PT AIS Divonis 1,5 Tahun

591

Kasus Korupsi PBB Online
MANYARAN – Direktur PT Adora Intregasi Solusi (AIS) Vendra Wasnury dinyatakan bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang.
Majelis Hakim yang diketuai Hastopo didampingi Endang Sri Widayanti dan Sinintha Sibarani menilai Vendra ikut berperan dalam kasus dugaan korupsi proyek aplikasi PBB Online di Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Semarang 2011.
”Menghukum terdakwa Vendra Wasnury dengan pidana penjara 1 tahun 6 bulan,” kata Hastopo saat membacakan amar putusan. Kasus korupsi ini merugikan negara sebesar Rp 3,2 miliar.
Vendra juga wajib membayar denda Rp 50 juta subsider 3 bulan penjara. Selain itu, Vendra juga diwajibkan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 191.790.750. ”Hal yang memberatkan bahwa terdakwa dalam persidangan tidak mengakui perbuatannya,” tambahnya.
Vendra dinyatakan terbukti melanggar dakwaan subsider Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang (UU) nomor 31 tahun 1999 sebagaiman telah diubah dan ditambahkan dalam UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan korupsi Jo Pasal 55 aya (1) ke-1 KUHP. Putusan hakim ini lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Heri Febri dengan pidana penjara 2 tahun. Menanggapi putusan tersebut, baik terdakwa maupun jaksa menyatakan untuk pikir-pikir. (ris/jpnn/ton/ce1)