Nyambi Jualan Trihex, Penjual Sayur Ditangkap

277

SIMONGAN — Petugas Polrestabes Semarang menangkap seorang pengedar obat jenis trihex yang acap beroperasi di Semarang. Tersangka yakni Ngadinah, 51, warga Jalan Simongan, Semarang Barat. Ia dibekuk di rumahnya karena disinyalir merupakan pengedar trihex di kalangan remaja.
Kepala Polrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono mengatakan, Ngadinah diamankan di rumahnya, Sabtu (25/1) malam. Ia dibekuk, setelah petugas mengintai gerak-geriknya dalam mengedarkan obat terlarang itu di Semarang. ”Sudah menjadi target operasi, karena Ngadinah ini dari informasi yang kami dapat merupakan pengedar trihex,” katanya.
Untuk mengelabui petugas, Ngadinah menyimpan trihex dalam botol dan dimasukkan lemari es. Sehari-hari ia berjualan sayur agar tidak terendus petugas. ”Informasi masyarakat Ngadinah biasa menjual barang itu kepada remaja-remaja. Biasanya yang membeli datang ke rumahnya,” tambahnya.
Ngadinah mengaku baru 6 bulan terakhir mengedarkan trihex. Ia beralasan, berjualan obat daftar G ini karena pendapatan berjualan sayur masih belum bisa mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. ”Terpaksa berjualan ini, untuk tambahan pemasukan,” akunya.
Satu botol berisi 1.000 butir trihex didapatkan dari seseorang seharga Rp 900 ribu. Ia kemudian menjual ulang barang itu seharga Rp 1500 per butir. Biasanya remaja yang hendak membeli mengetahui penjualan barang dari mulut ke mulut. ”Belinya datang ke sini. Saya memang jualan sayur, jadi trihex untuk tambahan,” tambahnya.
Ngadinah saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polrestabes Semarang. Saat digerebek petugas mendapatkan puluhan botol yang berisi trihex disimpan dalam lemari es. (fth/ton/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.