Perpanjangan Sewa Belum Dibahas

375

Pasar Darurat Parakan
TEMANGGUNG–Konsekuensi dari pembangunan Pasar Legi Parakan yang selama 16 bulan secara matematis akan menambah usia masa sewa tanah yang digunakan untuk pasar darurat. Sejauh ini, kalangan DPRD mengaku belum mendapat laporan rancangan program perpanjangan pasar darurat tersebut, termasuk dana yang akan dibutuhkan.
“Sejauh ini kami belum diajak untuk dialog tentang perpanjangan pasar darurat. Yang pasti itu harus dilakukan karena perhitungannya 16 bulan masa pembangunan dan selama 12 bulan ke depan masa sewa pasar darurat sudah berakhir,” kata anggota Komisi C DPRD Temanggung, Mattoha.
Ia mengatakan, dengan perpanjangan masa sewa yang paling tidak selama satu tahun ke depan, akan berdampak pada pengembangan kebutuhan anggaran. Dibanding nilai kontrak yang lama yang telah disusun, ia memprediksi akan terjadi perubahan nilai nominal sewa lahan. “Nilai kontrak tentu ada penyesuaian dari dua tahun sebelumnya dengan setahun ke depan. Untuk itu perlu dilakukan perhitungan,” terangnya.
Pihaknya berharap agar eksekutif setelah merampungkan tugas pemenangan lelang dan persiapan pembangunan segera melakukan analisis dan pembahasan awal mengenai problem tersebut. Sebab, apabila tidak dianalisis sejak awal akan menimbulkan kekhawatiran dari pedagang. “Jangan sampai pasar darurat ditutup karena kita tidak bisa memperpanjang masa sewa. Ini harus kita perhitungkan dari awal,” terangnya.
Ia mengatakan, dari laporan yang pihaknya terima dari para pedagang, para penjaja barang di pasar tersebut berharap agar pemerintah segera melakukan pembangunan Pasar Legi. Dengan pembangunan yang cepat dan rampung sesuai jadwal maka pedagang dapat kembali menempati pusat perekonomian terbesar kedua di daerah penghasil tembakau ini. “Kalau tidak diperhitungkan dengan matang akan molor lagi seperti sebelum-sebelumnya. Dan kami tidak mau mengecewakan para pedagang lagi,” tandas politisi PKB ini. (zah/lis)