Lelang Jabatan Terbentur Perpanjangan Usia Pensiun

293

GUBERNURAN — Kebijakan lelang jabatan yang digulirkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo terancam tak berjalan optimal menyusul ditetapkannya perpanjangan batas usia pensiun PNS. Kebijakan pemerintah pusat tersebut membuat sejumlah pejabat eselon III dan IV yang seharusnya akan digantikan batal pensiun. Akibatnya, sebanyak 826 PNS yang lolos lelang jabatan, dan masuk talent pool harus menunggu lebih lama untuk menempati jabatan yang kosong.
Pemprov Jateng sendiri akan menerapkan perpanjangan batas usia pensiun (BUP) bagi PNS yang memasuki usia pensiun terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Februari 2014. Yakni, BUP 60 tahun bagi eselon I dan II, dan 58 tahun bagi eselon III dan lainnya.
Hal tersebut diketahui dari surat edaran (SE) Plt Sekda Jateng Sri Puryono kepada para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). SE dibuat berdasarkan UU No 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara (ASN).
”Intinya berlaku bagi yang tadinya pensiun TMT 1 Februari 2014, menjadi diperpanjang 2 tahun. Namun bagi yang pensiun sebelum itu ya tetap pensiun,” jelas Sri Puryono.
Meski begitu, bagi PNS yang memilih tetap pensiun akan diperbolehkan. Sri menuturkan, pemprov memberikan opsi bersamaan dengan SE tersebut. PNS akan diberi surat pernyataan yang berisi bersedia atau tidak bersedia lagi melaksanakan tugas sebagai PNS.
Bila keputusan pemberhentiannya telah ditetapkan, dan PNS yang bersangkutan masih bersedia melaksanakan tugas, maka keputusan pemberhentian tersebut akan ditinjau kembali. Namun bila PNS tidak bersedia lagi melaksanakan tugas, maka keputusan pemberhentiannya tetap berlaku.
Sri tidak membantah jika aturan tersebut akan berpengaruh pada program lelang jabatan. ”Tentu berpengaruh karena pasti yang pensiun Februari tidak jadi (pensiun), dan pilih meneruskan (jabatannya),” katanya.
Sehingga mereka yang sudah lolos ke dalam talent pool, harus menunggu lagi selama 2 tahun. Menurutnya, pejabat eselon III dan IV akan tetap dipertahankan jika kinerjanya baik dan menjabat kurang dari 5 tahun.
Seperti diketahui, hasil lelang jabatan untuk pejabat eselon III dan IV, dari 16.003 pelamar, terpilih 826 PNS untuk dimasukkan sebagai kader potensial (talent pool). Selanjutnya secara bertahap mereka akan mengisi jabatan yang kosong di eselonnya. Per 1 Januari 2014, ada 120 formasi di lingkungan Pemprov Jateng yang kosong. Rinciannya, 1 orang di eselon I, 5 di eselon II , 44 di eselon III, dan 70 di eselon IV. Sebanyak 114 formasi yang merupakan eselon III dan IV akan diambilkan dari hasil seleksi lelang jabatan. ”Rata-rata dalam setahun ada 400 PNS pemprov yang pensiun,” tambah Sri Puryono.
Salah seorang PNS Pemprov Jateng yang enggan disebutkan namanya menyayangkan langkah pemprov yang tidak mengantisipasi aturan perpanjangan masa pensiun saat meluncurkan program lelang jabatan. ”Kalau begini lelang jabatan sepertinya jadi mubazir. Mereka yang sudah lolos dan masuk talent pool akan kecewa karena harus menunggu lagi,” katanya.
Anggota Fraksi PAN DPRD Jateng Wahyudin Noor Aly berpendapat program lelang jabatan tidak harus terbentur aturan perpanjangan usia PNS jika asas kepatutan digunakan. ”Meski tidak jadi pensiun, seharusnya PNS yang sudah menempati jabatan tahu diri dan memberikan kesempatan kepada yang lebih muda dan mampu. Toh mereka masih tetap menjadi PNS selama 2 tahun lagi,” ujarnya. (ric/aro/ce1)