Polisi Mulai Lacak Kandungan Miras

312

SOLO — Kasus kematian pemandu Karaoke Nuansa Solo, Endang Prihatini, 28, tetap berjalan. Jajaran Satuan Reskrim Polresta Solo, kini tengah melacak kandungan minuman keras (miras) di dalam tubuh korban.
Untuk memastikan ada tidaknya unsur miras di tubuh korban, polisi tak hanya mengacu pada keterangan sejumlah saksi.
Kepala Satuan Reskrim Polresta Solo Kompol Rudi Hartono mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Iriansyah, mengatakan, untuk memastikan hal itu, pihaknya tengah memeriksa cairan barang bukti dalam botol yang tertinggal di dalam ruang karaoke.
Untuk itu, polisi menyertakan miras berikut botolnya kepada petugas laboratorium forensik cabang Semarang. Kompol Rudi belum bisa memastikan kandungan miras di dalam botol tersebut hanya berdasarkan pengamatan visual.
Untuk sementara, hasil otopsi terhadap tubuh korban telah dilakukan. Berdasarkan pemeriksaan, tak ada tanda-tanda tindak pidana. Meski begitu, Rudi memastikan, hasil otopsi tak lantas tak dihiraukan. ”Hasil otopsi juga kami kirim.”
Seperti diberitakan sebelumnya, polisi menyinyalir botol yang tertinggal di dalam ruang karaoke, merupakan miras oplosan. Padahal, seperti disebutkan dalam peraturan Karaoke Nuansa, pengunjung tak diperkenankan membawa minuman dari luar.
Sedangkan dari pihak keluarga korban meyakini pemandu karaoke tersebut, tak turut mencicipi miras. Keluarga masih menunggu kejelasan penyebab kematian korban. (jpnn/isk/ce1)