Anggar Ingin Pelatih Asing

358

SEMARANG – Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Jateng mulai membangun kekuatan mereka untuk memperbaiki prestasi di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Jabar 2016 mendatang.
Salah satu yang tengah digodok oleh pengurus IKASI Jateng saat ini adalah mendatangkan pelatih asing untuk mematangkan teknik fencer-fencer Jateng sebelum turun di ajang multievent empat tahunan tersebut.
“Saat ini kita mulai memburu pelatih asing, kalau memang memungkinkan dan secara teknis cocok untuk melatih anak-anak ya kita akan datangkan untuk melatih,” terang Ketua Umum IKASI Jateng, Kukuh Birowo kemarin.
Kukuh juga mengakui, kegagalan meraih medali pada PON 2012 di Riau lalu menjadi pelajaran penting bagi Kukuh bersama jajarannya. Karena itu, IKASI Jateng akan melakukan persiapan jangka panjang menghadapi Pra dan PON Jabar. “Terus terang, PON lalu kepengurusan masih baru dan belum banyak pengalaman. Tapi semua telah dipelajari, sehingga kami harap di PON Jabar besok anggar Jateng bisa benar-benar lebih bagus,” kata dia.
Selain akan mendatangkan pelatih asing, IKASI Jateng menurut Kukuh juga akan terus menggodok atlet-atlet Jateng di beberapa kejuaraan Nasional bahkan Internasional seperti South East Asian Fencing Federation (SEAFF) yang berlangsung di Putra Jaya, Malaysia beberapa waktu lalu. ”Kami akan terus menurunkan atlet di beberapa kejuaraan. Dan keikut sertaan dalam kejuaraan anggar di Malaysia kemarin ini merupakan salah satu program jangka panjang yang bermuara pada PON 2016 nanti,” lanjut Kukuh.
IKASI Jateng saat ini trus menggodok sembilan fencer lini pertama mereka yaitu Yully Andhika Putri, Endah Dwi Astuti dan Agustin Dwi Damayanti yang turun di nomor sabel putri, Flodesa (floret putri), Sutrisni, Yunina Sarifah (degen putri), Iqbal Tawakal, Dimas Akbar Pamungkas dan Ryan Pratama (degen putra). (bas/smu)