Korsleting, Mobil Dilalap Api

343

TEMANGGUNG—Diduga karena korsleting sistem kelistrikan, sebuah mobil Daihatsu Espass yang tengah melaju di Desa Putat, Kecamatan Bulu hangus terbakar. Sebelum terbakar, mobil bernomor polisi B 1311 TVF tersebut tengah diservis dan sedang dicoba.
Herroni Priambudi, 35, warga sekitar menuturkan, setelah terbakar, api semakin cepat membanjiri bodi kendaraan dan menghanguskan bagian dalam. Besarnya api yang membakar serta adanya barang mudah terbakar pada kendaraan menyebabkan warga tidak berani mengambil tindakan banyak. “Apinya besar sekali dan kami tidak berani menyiram,” katanya.
“Kejadiannya cepat sekali, saya lihat mobil itu tiba-tiba berhenti di pinggir jalan sopirnya keluar dan api membesar sampai memenuhi jalan. Sopirnya bisa menyelamatkan diri. Sebenarnya banyak warga yang ingin membantu memadamkan api dengan menyiram api pakai air di ember. Tapi setelah terdengar ledakkan mereka mundur,” tuturnya.
Kepala Desa Putat, Antok Darmanto menuturkan, setelah mengetahui kejadian itu dia bersama warga menutup jalan dari dua arah agar tidak dilewati kendaraan karena berbahaya. Sempat terdengar tiga kali ledakkan yang diduga berasal dari ban kendaraan.
Api padam setelah mobil tinggal menyisakan kerangkanya saja. Mobil pemadam kebakaran yang datang belakangan lalu menyemprot dengan air untuk memastikan agar api tidak menyala lagi.
Pemilik kendaraan, Srihandayani, 60, warga Dusun Karanglor, Desa Ngimbrang, Kecamatan Bulu, mengaku akibat kejadian itu menderita kerugian sekitar Rp 30 juta. “Mobil ini sudah 10 hari tidak dipakai, saya menduga akinya tekor makanya dibawa ke bengkel langganan. Tadi dikasih tahu sudah jadi biayanya Rp 300 ribu, tapi tidak tahu ini pas di coba kok malah terbakar,”terangnya.
Sedangkan sopir sekaligus teknisi bengkel yang diduga bernama Andri belum bisa dimintai keterangan lebih kanjut karena masih terlihat shock. (zah/lis)