Longsor Hantui Warga Ngemplak Simongan

332

NGEMPLAK SIMONGAN — Puluhan warga RT 9 dan 10 RW IV Kelurahan Ngemplak Simongan tak bisa tidur nyenyak selama musim penghujan ini. Warga dicekam waswas, khawatir tebing setinggi 15 meter di dekat permukiman mereka longsor.
”Warga agar waspada saat hujan deras pasalnya tebing itu sudah mulai mengalami beberapa retakan akibat tergerus air hujan,” kata Ketua RT 10 Sugeng.
Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan. Tercatat di lokasi tersebut telah 5 kali terjadi tanah longsor. Bahkan, menurut Sugeng, ada juga warga yang trauma dengan bencana yang pernah terjadi. ”Dulu pernah ada korban yang tertimpa longsor sampai meninggal dunia,” katanya.
Warga RT 9 Fauzar mengatakan tebing setinggi 15 meter itu menjadi ancaman warga sekitar. Saat ini, sebagian warga selalu bersiaga 24 jam memantau kondisi tebing.
Beberapa waktu lalu, Camat Semarang Barat M. Khadik mengatakan, ada enam kelurahan di Kecamatan Semarang Barat yang sampai saat ini masih terdata sebagai daerah rawan longsor. Yaitu Ngemplak Simongan, Bongsari, Manyaran, Kembangarum, Kalibanteng Kidul dan Bojong Salaman. (hid/sgt/jpnn/ton/ce1)