Ibu Rumah Tangga jadi Bandar Judi

319

MAGELANG—Jajaran Polres Magelang Kota berhasil meringkus Tw, 35, warga Rejowinangun Selatan, Magelang Selatan, Kota Magelang karena kedapatan menjadi bandar judi. Pelaku mengaku terpaksa berjualan togel untuk memenuhi kebutuhan.
Kasubag Humas Polres Mage­lang Kota, AKP Murdjito me­ngatakan, penangkapan Tw ber­dasarkan laporan masyarakat sekitar yang curiga dengan aktivitas haram tersangka.
”Setelah dilakukan pengem­bang­an dan penyelidik­an tersangka kami tangkap di ru­mah­­nya tanpa perlawanan,” tan­das Murdjito. Murdjito me­nyebutkan, dari tangan ibu dua anak ini, petugas berhasil meng­amankan barang bukti di antaranya, uang tunai Rp 700.000 dan satu unit telepon seluler yang di­duga dipakai untuk transaksi.
Kepada petugas, lanjut Mur­djito, tersangka mengaku terpaksa melakukan transaksi haram itu karena membutuhkan biaya untuk kehidupan sehari-sehari. Pasalnya, suami selama ini hanya menjadi pekerja serabutan. ”Dari pengakuannya, tersangka telah melakukan transaksi togel sejak enam bulan terakhir,” ucap Murdjito.
Selain Tw, ungkap Murdjito, pe­tugas juga membekuk dua ter­sangka lain di tempat yang berbeda belum lama ini. Me­reka adalah BH, 39, warga Do­ge­tan, Sukoreho, Mertoyudan, Ka­bupaten Magelang dan MF, 64, warga Pateng Jurang, Rejo­wi­nangun Utara, Magelang Tengah, Kota Magelang.
”Kedua tersangka tersebut juga diduga telah melakukan transaksi judi togel. Bahkan tersangka MF diketahui pernah masuk bui empat bulan di Lapas II A Magelang dengan kasus yang sama,” papar Murdjito.
Petugas mengamankan barang bukti, antara lain uang tunai Rp 49.00 dan satu unit ponsel dari tangan MF. Sedangkan dari tersangka BH, juga diamankan uang senilai Rp 200.00 dan satu unit ponsel serta bukti lainnya.
Sementara itu, kepada wartawan MF mengaku terpaksa melakukan judi togel lantaran dibujuk dengan teman-temannya. Meski sudah pernah dihukum, namun kali ini ia mengaku kapok dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.
Kendati demikian mereka tetap terancam hukuman lima tahun penjara karena diduga melanggar pasal 303 KUHP tentang perjudian. Seluruh tersangka kini mendekam di tahanan mapolres setempat. (vie/lis)