Warga Ancam Turun ke Jalan Lagi

303

WONOSOBO—Warga dari tujuh desa dan Paguyuban Sopir Angkutan Kecamatan Leksono dan Sukoharjo, mengancam akan turun jalan lagi apabila janji DPRD dan Pemkab Wonosobo untuk membangun jalan tidak segera terpenuhi. Karena kerusakan jalan penyambung dua kecamatan tersebut sudah parah padahal menjadi akses utama ekonomi warga.
Menurut Mulyoto tokoh masyarakat di Leksono dan Sukoharjo, jalan penyambung Kecamatan Sukoharjo dan Leksono, meliputi Desa Kupangan, Kajeksan, Pucung Wetan, Tlogo, Kalibening, Gunung Tugel, dan Desa Gemawang Kidul, sudah lama rusak. Namun dari tahun ke tahun, hanya janji yang bisa disampaikan DPRD dan Pemkab.
“Sampai tahun ini belum ada realisasi dari janji-janji itu. Jalan makin rusak parah,”katanya.
Mulyoto menegaskan, jalan sepanjang sekitar 1, 8 km itu merupakan denyut nadi akses ekonomi warga dua kecamatan. Dengan rusaknya jalan, juga mengancam nyawa, karena kerap terjadi kecelakaan di jalan. “Roda ekonomi tersendat, jiwa masyarakat pengguna jalan juga terancam,” imbuhnya.
Pada pekan lalu, pihaknya sudah mendesak DPRD dan Pemkab. Dalam pertemuan itu, dijanjikan akan segera dibangun sekaligus diperbaiki beberapa lubang jalan yang rusak.
“Kalau sampai janji tidak dipenuhi, kami akan lakukan aksi lebih besar lagi,” ancamnya.
Ketua Paguyuban Angkutan Ahmad Basuki mengatakan, kerusakan jalan raya juga berdampak terhadap warga yang bekerja dalam bidang angkutan barang. Karena akibat jalan rusak parah, kendaraan sopir angkutan juga kerap masuk bengkel.
“Apakah masih kurang contoh yang kami berikan, kami sopir iuran menambal beberapa jalan yang rusak. Terus pajak kami ke negara mau dipakai ke mana kalau tidak dipakai untuk jalan rakyat,” jelasnya.
Basuki mengatakan, warga dan sopir angkutan sudah lama geram dengan kerusakan jalan. Namun selama ini usulan warga hanya dicatat oleh wakil rakyat maupun Pemkab. Hasilnya tidak pernah ada pembangunan jalan raya.
“Kalau sampai April tidak ada kejelasan, selain kami akan aksi lagi. Kami juga memilih untuk tidak memilih pada Pileg April nanti,” pungkasnya. (ali/lis)