Angka Kehilangan Air 30 Persen

296

WONOSOBO—Upaya menekan angka kehilangan air, terus dilakukan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Aji Wonosobo. Selain dengan memperbaiki instalasi jaringan pipa, juga memasang pipa pada lokasi-lokasi yang rawan longsor. Saat ini jumlah angka kehilangan air masih mencapai 30 persen.
Menurut Retnoningsih, pelayanan kebutuhan air bersih yang disediakan oleh PDAM Wo­no­so­bo, menjangkau beberapa ke­camatan di Wonosobo dan beberapa wilayah di Kabupaten Wonosobo. Apabila dihitung, total penjang pipa yang harus dirawat mencapai 1350 kilometer.
“Dari total pipa yang ditanam, ada sebagian di beberapa lokasi labil terancam longsor,”katanya.
Untuk melakukan pengawasan jaringan air, pihaknya melakukan kerja sama dengan sejumlah pelanggan, yang dengan sukarela menyediakan waktu dan segera melakukan pelaporan ketika gangguan pipa terputus atau macet.
“Para pelanggan ini, menjadi mitra sukarela memberikan laporan ketika ada gangguan. Hal ini sangat berdampak positif dalam menekan gangguan instalasi,”katanya.
Memasuki musim hujan, pihaknya meminta para karyawan lapangan, untuk melakukan pengawasan secara maksimal. Utamanya beberapa pipa yang sampai saat ini, ditanam di lokasi labil bencana longsor.
“Ketika ada longsor, pipa PDAM kerap terkena dampak. Seperti beberapa tahun lalu di Kepil. Jembaran ambrol pipa kami ikut terputus,” ujarnya.
Dengan sistem pengawasan yang ketat, imbuh Retno, berdampak baik dalam menekan angka kehilangan air. Pada tahun sebelumnya, angka kehilangan air masih mencapai 40 persen dari jumlah debit air yang dikelola PDAM. Sedangkan tahun 2013 bisa ditekan sekitar 10 persen, atau menjadi 30 persen. “Kami terus melakukan peningkatan sistem pengawasan sekaligus teknis pemasangan jaringan. Agar bisa menekan angka kehilangan air, “ tuturnya. (ali/lis)