Jelang Valentine, Bunga Mawar Diburu

432

SEMARANG – Menjelang hari valentine yang kurang seminggu lagi, toko-toko bunga semakin laris manis. Konsumennya beragam, tidak hanya anak-anak, kaum muda-mudi, namun para orang tua juga turut merayakan hari yang penuh kasih sayang tersebut.
Salah satu pedagang bunga di Pasar Kembang Kalisari, Sri Ningsih, 45, mengungkapkan bahwa bunga yang paling dicari, adalah bunga mawar. Biasanya, pemesanan sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum tanggal 14 Februari. ”Bunga mawar merah dan mawar putih yang masih segar dan berwarna cerah yang paling diminati pembeli. Tapi banyak juga yang membeli bunga mawar plastik,” katanya, Jumat kemarin (7/2).
Dikatakan, meski ada yang membeli hanya satu atau dua tangkai, namun banyak yang membeli berpuluh-puluh tangkai. ”Namun harga bunga mawar asli bisa melonjak naik 100 persen dari hari-hari biasa. Biasanya pada hari biasa satu tangkainya Rp 5 ribu. Namun menjelang hari valentine naik menjadi Rp 10 ribu,” kata Sri.
Diakuinya, menjelang hingga hari valentine, kenaikan omzet penjualan bunga cukup menggembirakan. Keuntungan bisa melonjak hingga 500 persen, dibanding hari-hari biasa. ”Ya kami sangat beryukur,” tuturnya.
Hal senada disampaikan oleh pemilik toko bunga lain di lokasi yang sama, Pri, 44. Diakuinya, bunga yang paling diminati adalah bunga mawar merah untuk keperluan pribadi. Tapi kalangan perhotelan juga tak mau ketinggalan. ”Makanya, seminggu sebelum tanggal 14 Februari, saya menyediakan stok bunga mawar merah hingga 2.000 tangkai,” tuturnya.
Untuk mendapatkan bunga mawar merah dan mawar putih yang masih segar, katanya, pihaknya memesan dari Malang dan Bandungan. Namun karena tahun ini, curah hujannya sangat tinggi, kualitas bunga mawar berkurang. ”Hujan es di Malang membuat kualitas bunga menurun. Jadi saya terpaksa menaikkan harga bunganya, jauh dari hari-hari biasa,” katanya. (mg8/ida/ce1)