Hari Ini, Galian Liar Ditutup

355

TEMANGGUNG—Pemerintah Kabupaten Temanggung mengambil langkah serius tentang adanya galian liar di Desa Kwadungan Gunung, Kecamatan Kledung. Pada Selasa (11/2) pagi ini, Pemkab akan melakukan penutupan dan portalisasi akses menuju galian liar. Penutupan sendiri dilakukan lintas SKPD antara Dinas Pekerjaan Umum dan Satpol PP.
“Kami sudah dipanggil oleh Bupati Temanggung, intinya kami diminta untuk melakukan penutupan galian liar besok (hari ini). Kami beberapa hari yang lalu sudah melakukan patroli dan melakukan perhitungan langkah-langkah yang ditempuh untuk penutupan,” kata Kepala Satpol PP Temanggung, Satria Endra Basuki.
Dari hasil investigasi tersebut, dipetakan bahwa strategi penutupan yang paling tepat adalah memasang drum berisi adonan semen dan pasir agar tidak mudah dipindahkan. Drum sendiri yang telah disiapkan untuk penutupan tidak hanya satu. “Jumlah tepatnya yang tahu DPU, yang pasti kami memasang tidak hanya satu titik, tetapi beberapa titik,” terangnya.
Ia mengatakan, penutupan dilakukan bersama warga sekitar. Karena salah satu permintaan warga tetap diberikan jalan untuk akses pertanian warga setempat menuju ladang. Dengan pemasangan yang sedemikian rupa akan dapat mengantisipasi terjadinya kendaraan pengangkut pasir galian untuk masuk, tetapi tetap memberi akses sebagai jalur pertanian.
Secara umum, Pemkab Te­manggung mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sebelumnya telah melakukan gerakan penutupan. Menurutnya langkah tersebut sangat bagus untuk mendukung kinerja Pemkab. “Kami sudah melakukan penggerebekan, namun setelah kami sampai para penggalinya sudah pergi,” katanya.
Untuk solusi jangka panjang, pihaknya berjanji akan aktif melakukan patroli pada wilayah tersebut. Patroli sendiri dilakukan setiap hari dengan menugaskan anggota memantau kawasan tersebut. Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan pemerintah desa setempat untuk memberikan informasi perkembangan keadaan.
Wakil Bupati Temanggung, Irawan Prasetyadi, menegaskan langkah penutupan ini sebagai bukti nyata kepedulian Pemkab terhadap kelestarian alam. ”Saya tegaskan semua lokasi penambangan liar harus ditutup. Untuk yang di Kwadungan Gunung, Kledung kita sudah koordinasikan dengan DPU dan Satpol PP. Rencana hari Selasa (11/2), akan kita bawa drum dan semen guna menutup lokasi itu bersama warga,” katanya.
Dikatakan, selain di Kledung penambangan liar juga ada di wilayah Ngadirejo,. Lokasi tambang liar itu berada di Desa Purbosari. Kendati demikian, ada pengecualian untuk lokasi penambangan di Liyangan karena ada ekskavasi Situs Mataram Kuno Liyangan. (zah/lis)