Potensi Besar Tim Pra PON Jateng, Meski Kalah 0 -1 dari Timnas U-19

365

SOLO – Untuk tim yang baru satu bulan terbentuk, penampilan Tim Pra PON Jateng tadi malam tidak terlalu buruk. Meski kalah 0-1 dari Timnas U-19 dalam laga yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, tadi malam, namun penampilan tim polesan Firmandoyo ini cukup menjanjikan, setidaknya bila dipoles serius sebelum tampil di PON 2016 mendatang di Jawa Barat.

Dari sisi hasil, Tim Pra PON Jateng terkesan mampu mengimbangi tim yang tengah naik daun ini karena hanya kalah satu gol. Gol diciptakan salah satu bintang Timnas U-19, Maldini Pali di menit ke-26. Namun secara umum Tim Pra PON Jateng memang tertinggal dari tim asuhan Indra Sjafri ini. Evan Dimas dkk menguasai pertandingan, serta lebih menonjol dalam kerjasama, skill individu, hingga variasi serangan.

Sementara Tim Pra PON Jateng yang tadi malam mendapat pasokan tenaga dari eks pemain Tim PON Jateng 2012 lalu seperti kiper Ega Rizky dan winger Syaiful Amar terlihat miskin variasi serangan dan terlihat kurang mumpuninya stamina pemain. Kondisi ini membuat Timnas U-19 cukup mendominasi permainan.

Usai laga, Firmandoyo mengakui timnya kalah segalanya dari Timnas U-19. Namun dia melihat sisi positif, di mana tim mampu menerjemahkan strategi yang dirancangnya, sehingga setidaknya hanya kalah satu gol dari Timnas U-19. “Anak-anak pintar. Kalau kalah, itu wajar karena tim ini baru satu bulan terbentuk. Tapi secara umum kami mendapat pelajaran penting dari pertandingan ini, di mana tim kami butuh polesan fisik, kerjasama tim, serta yang paling penting adalah menaikkan konfidensi. Dalam pertandingan tersebut para pemain kami juga mendapat pengalaman dari sisi mental, karena semua penonton mendukung Timnas,” tegasnya.

Sementara Manajer Tim Pra PON Jateng Johar Lin Eng mengatakan, timnya punya potensi besar untuk menjadi tim hebat saat berlangsungnya PON 2016 mendatang. “Mereka tidak hanya mampu memberikan perlawanan tapi juga mampu menekan dan beberapa kali membahayakan gawang Timnas U-19. Kalau soal menang atau kalah, itu tidak jadi masalah. Kita berterimakasih pada Timnas U-19 dan masyarakat Solo serta Pasoepati yang sudah memberikan pelajaran berharga bagi tim kami,” katanya. (bas/smu)