Transaksi SS di Perbatasan Ditangkap

276

WONOSOBO—Satuan Resmob Narkoba Polres Wonosobo, berhasil mengungkap transaksi ba­rang haram, jenis sabu-sabu (SS) di wilayah perbatasan anta­ra Ka­bu­paten Wonosobo dan Ka­­bu­paten Ke­bumen, tepatnya Ke­ca­matan Wa­daslintang. Hasilnya tiga orang asal Kabupaten Kebumen diringkus.
Tiga pelaku yang terendus me­lakukan transaksi sabu- sabu tersebut, meliputi berinisial STR alias Kumis, 49, asal Alian, Kebumen; MA alias Pentet, 34, asal Mertokondo, Kebumen serta TF alias Bokir, 31, warga Kelurahan Kebumen Kabupaten Kebumen.
Menurut Kasat Resnarkoba AKP Bambang Budiyono pengungkapan kasus ini berlangsung sejak 4 Februari lalu. Sebelumnya petugas mendapatkan informasi warga, yang menyebutkan di Kecamatan Wadaslintang yang merupakan daerah perbatasan Kabupaten Wonosobo-Kebumen ada transaksi barang haram jenis sabu-sabu.
“Kami kemudian ke lokasi dan melakukan penyelidikan.
Hasilnya sekitar pukul 16.00 WIB, kami berhasil menangkap satu orang,” katanya.
Pelaku yang pertama berhasil ditangkap adalah TF alias Bokir di Jalan Wadaslintang Prembun, tepatnya Desa Sumber Rejo Kecamatan Wadaslintang. Pada saat digeledah, ditemukan 1 paket narkoba jenis sabu yang disembunyikan pelaku di saku belakang celananya. “Dari tangan pelaku ini, kasus kemudian kita kembangkan,” ujarnya.
Setelah diperiksa, kata Bam­bang, muncul pengakuan Bokir tentang dua nama yang menjadi pemasok sabu. Bokir mengaku mendapatkan sabu dengan cara membeli dari Kumis dan Pentet asal Kabupaten Kebumen, dengan harga Rp 400 ribu satu paket.
“Dari hasil pemeriksaan itu, pada esok harinya kami melakukan pengejaran terhadap dua pelaku yang disebut,” tuturnya.
Ditambahkan, dari hasil pe­ngembangan, Kumis dan Pentet berhasil ditangkap pada 5 Fe­bru­ari. Penangkapan dilakukan, saat dua pelaku tengah melintas di kawasan Stadion Candradimuka Kabupaten Kebumen. “Kami berhasil menangkap pada pagi hari di wilayah Kabupaten Kebumen,” imbuhnya.
Dengan terungkapnya tiga pe­laku ini, pihaknya masih terus me­ngembangkan kasus ini. Saat ini ketiga pelaku masih diamankan di ruang tahanan Polres Wonosobo. Ketiganya bakal dijerat dengan pasal 112 ayat (1) atau pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara. (ali/lis)