Isap Sabu, Oknum Polisi Ditangkap

343

RANDUSARI — Petugas Polrestabes Semarang menangkap 4 pelaku penyalahgunaan narkoba. Tiga pelaku adalah Iwan Setiawan, 32, warga Pleburan Semarang, Rahmi Arianti, 28 warga Demak dan Rina Fitriani, 26, warga Pekalongan Timur. Selain ketiga tersangka tersebut petugas juga mengamankan seorang oknum anggota Polres Pekalongan bernama Muhammad Nurul Hidayat.
Kapolrestabes Semarang, Kombespol Djihartono mengatakan, Rahmi Arianti dan Rina Fitriani ditangkap di rumah kontrakan milik Iwan di Jalan Pleburan Raya Semarang pada Sabtu (8/2) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Mereka tepergok saat sedang fly setelah pesta narkoba.
”Mereka itu ditangkap di rumah kos dalam satu ruangan dan mereka sudah lama memakai,” katanya.
Sementara itu oknum polisi ditangkap secara terpisah. Dari tangan Nurul Hidayat, petugas menyita dua gram sabu-sabu dan 20 butir ekstasi termasuk alat isap sabu-sabu. ”Oknum polisi tersebut saat ditangkap tidak melakukan perlawanan karena dalam kondisi terpengaruh narkoba,” akunya.
Untuk mendalami kasus tersebut pihaknya telah melakukan pemeriksaan kepada para tersangka. ”Jadi memang sudah menjadi target kami. Dan akan didalami kasusnya,” ungkapnya.
Kasatnarkoba Polrestabes Semarang, AKBP Iskandar Sitorus menambahkan pelaku membeli ekstasi seharga Rp 230 ribu setiap butirnya. Sedangkan sabu didapat dengan harga Rp 1,3 juta tiap gramnya. Setelah ditangkap, salah satu tersangka bahkan masih ketakutan hingga tidak bisa dimintai keterangan. ”Tersangka Rina ini sampai ketakutan bahkan sampai dua hari tidak bisa dimintai keterangan,” akunya.
Tersangka lainnya Iwan yang saat itu terus menangis sampai akhirnya Kapolrestabes Semarang memerintahkan agar para tersangka dibawa kembali ke ruang tahanan. Sedangkan oknum polisi anggota Polres Pekalongan, sudah dilimpahkan penyelidikannya ke Polres Pekalongan. ”Para tersangka ini diancam pasal 114 dan pasal 112 Undang Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara,” katanya. (hid/ton/ce1)