Banjir Putuskan Pipa PDAM

318

TEMANGGUNG—Pipa induk PDAM di Desa Kruwisan, Kecamatan Kledung putus akibat terjangan banjir. Dampaknya, ribuan pelanggan saluran air minum badan usaha milik daerah ini tidak dapat menikmati aliran air. Putusnya saluran air sendiri merupakan kali pertama dialami PDAM Tirta Agung.
Direktur PDAM Tirta Agung, Su­parto Edi Sucahyo, menga­ta­kan besarnya banjir di Kali Galeh pada Sabtu (15/3) telah merusak pipa PDAM sepanjang 1500 meter di Desa Kruwisan Kecamatan Kledung. Terputusnya pipa adalah yang kali pertama sejak dipasang 2006. Pipa tersebut menghubungkan sumber mata air Tuk Sewu di Desa Kruwisan dan Segaran di Desa Canggal Kledung.
”Kerugian PDAM mencapai Rp 373 juta yang meliputi kerugian fisik Rp 273 juta dan kerugian potensi pemasukkan Rp 100 juta,” katanya.
Dikemukakan penanganan sementara bagi pelanggan, te­rangnya, dengan pengiliran aliran air dan suplai air dengan truk tangki. Khusus suplai ini gratis dan warga bisa memintanya pada PDAM. Air bersih untuk sementara dipasok dari satu mata air di Kledung, empat sumber mata air di Bebengan dan satu sumber air dari Tuk Mulyo.
Dikatakan diperlukan waktu 30 hari untuk memperbaiki dan memulihkan instalasi. Langkah yang dilakukan yakni inventarisasi pipa yang masih dapat dipergunakan, penelusuran jalur yang lebih aman, pembuatan rencana anggaran biaya, pengadaan pipa dan assesoris dan pelaksanaan pekerjaan pemulihan instalasi. (zah/lis)