BPN Wonosobo Terbitkan 3.545 Sertifikat

742

WONOSOBO – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Wonosobo tahun ini menargetkan bisa menerbitkan 3.545 sertifikat tanah. Target itu, diyakni akan tercapai dari tiga program, meliputi Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) sebanyak 3.345, dari program UKM 100 sertifikat dan dari program pertanian 100 sertifikat.
“Target ini merupakan bagian dari upaya BPN Wonosobo dalam memberikan pelayanan kepastian hukum atas tanah warga sesuai prinsip pelayanan di pertanahan nasional,”kata Kepala BPN Kabupaten Wonosobo, Agus Suptijanto kemarin (28/3) di sela pertemuan rutin keluarga besar BPN Kanwil Jawa Tengah wilayah Karesidenan Kedu, di Hotel Kresna Wonosobo.
Agus Suptijanto menjelaskan, dari ketiga program itu, khusus untuk Prona, merupakan salah satu bentuk kegiatan legalisasi aset dan merupakan proses administrasi pertanahan yang meliputi adjudikasi, pendaftaran tanah sampai dengan penerbitan sertifikat atau tanda bukti, hak atas tanah yang diselenggarakan secara masal.
“Program ini dimulai sejak tahun 1981 dan penyelenggaraannya dilakukan untuk memproses pensertifikatan tanah secara masal,”katanya.
Sementara itu, Kepala Kanwil BPN Jawa Tengah, Samad Soemargo, mengatakan pertemuan antar-BPN ini, merupakan agenda rutin tiap 3 bulan sekali, sebagai ajang silaturahmi keluarga besar BPN dan sosialisasi kebijakan peraturan perundang-undangan di bidang pertanahan serta evaluasi strategis program kerja BPN khususnya di wilayah kerja Kanwil Jawa Tengah.
Samad menyebutkan, terkait target sertifikat tanah warga yang akan diterbitkan tahun ini, pihaknya berharap bisa tercapai 150.000 sertifikat, dengan sebagian besar diantaranya melalui Prona. Sebab program ini merupakan salah satu wujud upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat golongan ekonomi lemah sampai dengan menengah, terkait legalisasi aset tanah milik mereka. (ali/lis)