Pencemaran Pabrik Harus Ditindak

291

TEMANGGUNG—Untuk menjamin kesehatan masyarakat di sekitar tempat usaha, Pemerintah Kabupaten Temanggung diminta untuk lebih tegas menyikapi banyaknya pencemaran lingkungan akibat sistem pembuangan limbah yang tidak sesuai dengan ketentuan. Pencemaran sendiri paling menonjol adalah pencemaran udara akibat limbah asap.
Anggota DPRD Kabupaten Te­manggung, Slamet Eko Wantoro me­ngatakan, pemerintah harus mengambil sikap tegas dengan adanya pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh asap pabrik. Sebab, pembuangan limbah asap rawan menimbulkan gangguan kesehatan kepada masyarakat. “Jadi harus tegas disikapi, ja­ngan hanya tinjauan rutin. Karena saat meninjau bisa jadi pembuangan baik, tapi kalau tidak sedang ditinjau pembuangan limbah liar,” terangnya.
Ia mengatakan, temuannya ter­sebut merupakan laporan dari masyarakat tentang gangguan yang disebabkan oleh pabrik. Menurutnya, masyarakta disekitar pabrik seringkali mengalami sakit karena gangguan tersebut. “Dan ini kalau terus-menerus akan mengancam dalam jangka panjang,” terangnya.
Selain itu, pihaknya juga menerima usulan dari masyarakat keharusan adanya lahan parkir pada setiap pabrik besar yang ada. Sebab, keberadaan pabrik yang berada ditepi jalan serta banyaknya truk besar yang parkir menyebabkan rawan kecelakaan.
“Ini juga penting karena banyak kasus kecelakaan terjadi di sekitar pabrik. Saya tidak menyebut pabrik A atau pabrik B, tetapi semuanya yang merasa melanggar harap memperbaiki,” terangnya.
Kasi Gakda Satpol PP Temang­gung, Cukup Sudariyanto, me­nga­takan, pihaknya sejauh ini hanya melakukan kontrol rutin pada pabrik-pabrik yang ada. Sementara untuk teknis pembuangan limbah hingga batasan toleransi pencemaran pihaknya tidak mengetahui. “Dan selama ini tidak ada koordinasi dari BLH untuk itu,” tandasnya. (zah/lis)