Grebeg Pasar Kendalikan Penduduk

290

TEMANGGUNG—Inovasi program Grebeg Pasar yang digagas Pemkab Temanggung ditargetkan mampu mengendalikan laju ledakan penduduk. Program tersebut merupakan program Gerakan Pemberdayaan Keluarga Pas Sasaran tentang pengembangan kampanye program KB di masyarakat.
“Semakin program KB efektif, maka semakin dapat diken­da­likan laju perkembangan pen­duduk. Dampaknya, terjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Wakil Bupati Temanggung, Irawan Pra­setyadi saat membuka pro­gram Grebeg Pasar di Pasar Ke­camatan Candiroto. Hadir dalam kegiatan tersebut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Temanggung, Badan Pemberdayaan Masya­ra­kat Perempuan dan KB (BPMKB) Provinsi Jateng, Muspika Candiroto dan BPMPKB Kabupaten Temanggung.
Menurutnya, pihaknya mencanangkan gerakan program KB yang bekerjasama dengan UPTD Puskesmas dan kantor kecamatan sebagai upaya mendekatkan pelayanan KB dan menjangkau segmen pasar yang belum pernah terjangkau oleh promosi dan pelayanan KB.
”Fasilitas dan sarana sudah kami sediakan. Kami berharap, masyarakat bisa menangkap program yang kami sediakan sehingga efektivitas program KB ini meningkat. Harapan akhirnya, laju perkembangan penduduk dapat terkendali sehingga tercipta kesejahteraan,” katanya.
Dijelaskan, Grebeg Pasar ter­sebut sekaligus Komunikasi, In­formasi dan Edukasi (KIE), Promosi Program KB, serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat tentang Program Nasional Keluarga Berencana. Khususnya pelaku pasar baik pedagang maupun pembeli. ”Dalam kegiatan ini, selain mempromosikan program KB lewat pembagian brosur, juga dilaksanakan konsultasi KB dan Pelayanan KB,” katanya.
Sementara itu, Kepala BPMPKB Kabupaten Temanggung, Ma­sruchi mengatakan bahwa dengan motto 2 Anak Cukup dapat memberikan nuansa baru dalam upaya pengendalian kelahiran, peningkatan komitmen bersama para stakeholder dan Mitra Kerja Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana di Ka­bupaten Temanggung.
Pihaknya berharap terjadi keberhasilan pelaksanaan program, mulai dari menurunkan angka kelahiran (TFR), Penduduk Tum­buh Seimbang, atau Penduduk Tanpa Pertumbuhan (Zero Growth) dengan menperkuat sistem Pelayanan KB melalui Sarana Pelayanan Kesehatan yang telah ada dan menjangkau para calon peserta KB sehingga dapat dipastikan mendapatkan pelayanan yang berkualitas. “Pelayanan KB yang dilaksanakan kepada masyarakat dalam kegiatan Grebeg Pasar ini adalah metode kontrasepsi cafetaria antara lain Kondom, Pil, Suntik, IUD dan Implant,” tandasnya. (zah/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.