Muhdi Dilantik sebagai Rektor Universitas PGRI

347

KARANG TEMPEL – Usai berganti nama dari Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) ke Universitas, Senin (5/5), Muhdi resmi dilantik sebagai rektor Universitas PGRI Semarang untuk masa jabatan 4 tahun kedepan. Pelantikan tersebut berlangsung di Aula lantai 7 Rektorat Universitas PGRI Semarang oleh Ketua YPRP PT PGRI Sudharto.

Usai pelantikan, Muhdi mengatakan, SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) 174/P/2014 telah meleburkan IKIP PGRI dan Akademi Teknik Semarang menjadi Universitas. ”Dengan menjadi universitas, kami bisa memperluas jaringan dan akses. Kami bisa menerima calon mahawasiswa untuk progam non kependidikan juga,” katanya.

Universitas PGRI berencana mengembangkan kampus di Bendan untuk laboratorium serta membangun satu kampus di daerah Gajah. Saat ini kampus di Gajah sedang menunggu kelengkapan perizinan. ”Kampus baru di Gajah nantinya akan lebih ke program keguruan,” ujarnya.

Ketua YPRP PT PGRI Sudharto menambahkan, meski sebelumnya Muhdi menjabat sebagai rektor IKIP, namun yayasan perlu mengambil sumpah dan melantiknya kembali lantaran lembaga mempunyai nama dan struktur yang berubah total. ”Pengambilan sumpah harus dilakukan lantaran organisasi berubah. Tugas rektor pun berubah lantaran sudah berganti menjadi universitas,” timpalnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Jateng Soebagyo Brotosedjati berpesan agar Universitas PGRI selalu berpijak kepada profesionalisme ketenagakerjaan. ”Kami adalah organisasi ketenagakerjaan yang menyiapkan generasi berkualitas. Selain itu Fakultas Pendidikan dan Ilmu Pendidikan yang menjadi prodi utama harus tetap dipikirkan lantaran guru adalah faktor utama membangun bangsa,” katanya. (den/ton/ce1)