Sekolah Dilarang Tarik Dana SPI

318

KENDAL — Bupati Widya Kandi Susanti melarang semua sekolah, mewajibkan para siswanya membayar dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI). Utamanya, sekolah yang sudah menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Menurut Widya, dengan adanya BOS tapi sekolah masih menarik SPI, akan menjadi polemik. Sebab, tidak sesuai dengan tujuan suksesnya wajib belajar 12 tahun yang menjadi program Kementerian Pendidikan Nasional.
”Kami sudah larang sekolah menarik SPI. Jika ada sekolah yang masih menarik, maka saya akan memerintahkan Disdik untuk segera menindaklanjuti.”

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Muryono mengklaim, pihaknya siap menindaklanjuti perintah Bupati Widya dengan menyosialisasikan ke sekolah-sekolah. ”Menurut saya, ini kebijakan yang sangat positif dan perlu kami apresiasi.”
Ketua Kelompok Kajian Advokasi Marginal, Rusmono Rudi Nuryawan berpendapat, tidak ada ketegasan dari pemerintah soal SPI. Ia mengatakan, hampir semua sekolah masih menarik SPI. Ironisnya, hal itu dibiarkan tidak ada tindak lanjutnya. (bud/isk/ce1)