Puluhan Gelondong Kayu Diamankan

287

Diduga Hasil Ilegang Loging

SRAGEN–Petugas gabungan terus memburu pelaku pencurian kayu di kawasan Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Tunggangan, Desa Jetis, Kecamatan Sambirejo. Petugas dari polres dan polisi khusus (polsus) BKSDA ini gerak cepat. Sebab, menyusul ditemukannya puluhan gelondong kayu yang diduga hasil ilegal loging.
Informasi yang dihimpun Radar Solo, puluhan gelondong kayu sono keling dengan diameter 40-60 sentimeter tersebut ditemukan setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat. Yakni terkait adanya aksi pencurian kayu di kawasan tersebut. Setelah mendapat kabar itu, polisi menghubungi anggota Polsus Surakarta untuk melakukan sidak dan patroli di kawasan tersebut.
Tidak lama setelah melakukan penyisiran, polisi menemukan puluhan gelondong kayu diduga berasal dair 14 pohon yang berhasil ditebang oleh pelaku. ”Dilihat dari kondisi kayu dan bekas daun yang masih bercecer di sekitar lokasi penebangan, besar kemungkinan kayu tersebut belum lama ditebang,” terang Kapolsek Sambirejo AKP Kabar Bandianto, mewakili Kapolres AKBP Dhani Hernando, kemarin.
Jarak lokasi penebangan pohon dengan jalan masuk terbilang cukup jauh, yakni mencapai dua kilometer. Berdasarkan fakta ini, pihaknya menduga aktivitas pencurian kayu dilakukan lebih dari satu orang. Ditambahkan, puluhan gelondong kayu yang berhasil diamankan, kali pertama ditemukan belum terkumpul di satu lokasi. Akan tetapi kayu tersebut masih tergeletak di beberapa lokasi meski berada di satu kawasan.
Untuk kepentingan penyelidikan, puluhan gelondong kayu yang belum sempat diangkut pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Sambirejo untuk diamankan. ”Jika pemberkasan selesai, besar kemungkinan akan langsung dikirim ke BKSDA. Rata-rata perbatang harganya mencapai Rp 1 Juta,” papar dia.
Setelah penyelidikan, dia juga bakal menambah jadwal patroli di kawasan tersebut. ”Kondisi wilayahnya memang cukup luas. Jadwal patroli akan ditambah,” ungkapnya.(in/un/ida)