As Patah, Truk Timpa 2 Motor

259

PEDURUNGAN — Sebuah truk bernopol BG 8762 B terguling dan menimpa dua sepeda motor di Jalan Woltermonginsidi, Pedurungan, Rabu (7/5) sekitar pukul 09.00. Truk ini terguling setelah as roda sebelah kiri belakang patah lantaran kelebihan muatan. Tidak ada korban jiwa, namun dua pengendara motor mengalami luka akibat tertimpa bodi truk.
Kejadian bermula ketika truk yang dikemudikan Supri, 30, melaju dari arah Pedurungan menuju Kaligawe. Truk bermuatan batu besar ini melaju dengan kecepatan sedang. Sampai di lokasi, tiba-tiba truk as roda kiri patah. Spontan, truk sarat muatan ini langsung oleng ke arah kiri dan terguling.
Nahas, dari arah belakang melaju dua sepeda motor. Yakni Honda Revo bernopol H 3326 WV dan Honda Spacy bernopol K 3289 TN. Dua pengendara itu langsung tertimpa muatan truk. Beruntung, dua korban hanya mengalami luka-luka. “Tadi langsung dilarikan ke rumah sakit,” kata Supri.
Ia menjelaskan, truk yang dikemudikannya hendak ke arah Kaligawe seusai mengambil batu. Sepanjang perjalanan, tidak ada masalah apa-apa. Tapi sampai lokasi, tiba-tiba as roda patah. Ia diakui membawa muatan cukup banyak. “Jalannya bergelombang dan rusak. Jadi selalu goyang-goyang di jalan. Padahal sudah pelan dan berhati-hati,” imbuhnya.
Seorang warga, Soleh, 35, mengatakan kondisi jalan sepanjang jalan Wotermangunsidi memang sudah rusak dan berlubang. Sudah sering terjadi kecelakaan di ruas jalan yang menghubungkan Pedurungan dengan Jalan Kaligawe ini. “Di sini sudah rusak berbulan-bulan. Apalagi tiap hari dilalui truk besar bermuatan banyak,” katanya.
Ia cukup menyayangkan pemerintah Kota Semarang yang terkesan tidak peduli. Buktinya, selain tidak dibangun, jalan tersebut juga tak dilengkapi jembatan timbang. Alhasil, banyak kendaraan dengan muatan berlebihan yang bebas melintas. “Pokoknya memprihatinkan, sudah berdebu dan semakin rusak parah. Tiap hari hampir ratusan kendaraan bermuatan melintas di sini,” tambahnya. (fth/ton)