Jalur Evakuasi Digelontor Miliaran

310

MUNGKID– Sejumlah jalur evakuasi Gunung Merapi terus digelontor dana oleh pemerintah untuk diperbaiki. Dari total 63,7 kilometer jalur evakuasi kerusakan terpantau lebih dari separonya.     
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Energi dan Sumberdaya Mineral (DPU dan ESDM) Sutarno mengatakan sejumlah proyek peningkatan jalan yang
dilaksanakan di kawasan lereng Merapi.    “Semua yang rusak diperbaiki,” kata dia.       
Dia merinci antara lain, jalan Mangunsuko-Paten di wilayah Kecamatan Dukun, dengan dana Rp 1 miliar, Jalan Mangunsuko-Krinjing (Dukun) senilai Rp 2 miliar. Kemudian Jalan Tegalsari-Tersangede-Baturono (Srumbung) dengan anggaran Rp 1,5 miliar. Jalan Gulon-Sirahan (Srumbung) Rp 1 miliar, Jalan Polengan-Pandanretno (Srumbung) dianggarakan Rp 180 juta, Jalan Krakitan Jerukagung (Srumbung/Salam) Rp 1,1 miliar dan Pengaman jalan di Desa Ngargomulyo (Dukun) Rp 200 juta.     
Sementara untuk Jalur Muntilan-Dukun, Sutarno, mengatakan, perbaikan dilaksanakan secara bertahap dengan memanfaatkan dana pemeliharaan jalan dari APBD 2014.       
Yang telah dikerjakan mulai akhir pekan lalu adalah jalur Muntilan-Talun sepanjang kira-kira 8 kilometer. “Karena bersifat darurat, untuk menyikapi status aktivitas Gunung Merapi yang dinaikkan menjadi waspada oleh BPPTKG (Balai Penyelidikan dan Penelitian Teknologi Kebencanaan Geologi), sehingga pengerjaannya dilaksanakan dengan sistem tambal sulam,” kata Sutarno.
Khusus jalur Muntilan-Dukun (Talun), katanya, juga akan diperbaiki dengan dana sharing dari APBN dan APBD senilai Rp 4,7 miliar. Proyek dibagi dalam tiga paket. Yakni, dengan sistem betonisasi sejauh 500 meter, 1,2 km dengan hotmix dan sisanya dengan tambal sulam.       
“Saat ini baru memasuki tahap lelang. Kalau tahapan itu berjalan lancar, proyek peningkatan jalan itu kami perkirakan akan dapat dimulai pada awal Juli mendatang,” katanya didampingi Kasi Jalan Wahyudi.     
Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Kabupaten Magelang, Budi Sumantri mencatat, ruas jalan yang menjadi jalur evakuasi mencapai sekitar 63,7 kilometer. Kerusakan jalan didominasi lapisan aspal yang mengelupas dan membentuk lubang-lubang.        
Kondisi demikian, sangat rawan menimbulkan kecelakaan bagi para pengguna jalan di jalur tersebut. “Selain itu, dikhawatirkan dapat mengganggu kelancaran proses evakuasi bila sewaktu-waktu terjadi erupsi Merapi,” katanya. (vie/lis)