Siapkan Strategi Redam Amadou

303

SEMARANG – Laga lanjutan PSIS ketika menjamu Persiku Kudus di Stadion Jatidiri Semarang Sabtu (10/5) lusa bisa jadi menjadi laga yang cukup berat yang harus dilakoni oleh Fauzan Fajri dkk.
Maklum saja, dari catatan rekor pertandingan, tim Persiku Kudus masih lebih baik dibanding lima lawan PSIS sebelumnya. Meski belum pernah menang, namun anak-anak asuh Agus Riyanto tersebut mampu mencetak gol ketika tampil away. Dia adalah Gakou Amadou, striker Persiku asal Mali yang kini mampu bertengger di puncak klasemen daftar pencetak gol terbanyak Grup 4 dengan lima golnya. Jumlah tersebut sama dengan jumlah gol yang dicatatkan bomber PSIS, Julio Alcorse.
Hal itu juga diakui oleh pelatih PSIS, Eko Riyadi. Menurutnya, menghadapi Persiku besok butuh strategi serta penanganan khusus untuk meredam skema penyerangan tim berjuluk Laskar Macan Muria tersebut. “Persiku tim bagus, mereka belum pernah kalah dan selalu bisa mencetak gol di tiga pertandingan terakhir itu yang patut kita waspadai di pertandingan besok,” kata pelatih yang musim lalu menukangi Persitema itu.
Mengenai Amadou, pihaknya mengatakan, bomber berusia 23 tahun itu memang cukup berbahaya jika dilihat dari torehan golnya bersama Persiku,”Tapi tidak ada penjagaan khusus, siapa yang terdekat dia yang menjaganya,” sambung Eko.
Sementara mengenai progres pemainnya yang cidera, Eko mengatakan saat ini tinggal menunggu pulihnya kondisi bomber mereka, Julio Alcorse yang mengalami cidera usai laga menjamu Persitema lalu.
Sementara untuk seorang pemain lainnya yaitu Franky Mahendra, menurut Eko kondisinya sudah membaik. Bahkan pemain asal Purwodadi terbebut sore kemarin sudah tampak berlatih bersama rekan-rekan setimnya. “Kita masih tunggu progres Alcorse. Tapi kalaupun dia besok tidak bisa main ya kita masih punya Hari Nur untuk mengganti perannya di depan. Sedangkan pos Franky kita masih ada Boas Atururi, Fadli Manna dan Gypsi Slaita Alaita,” bebernya. (bas/smu)