Tanam Modal Bisnis, Rp 90 Juta Melayang



2954

BARUSARI – Investasi atau penanaman modal sering kali membuat orang tergiur. Terlebih jika keuntungan yang dijanjikan cukup besar. Namun, terkadang dalam pelaksanaannya dapat merugikan.
Seperti yang dialami Irawan, 37, warga Tlaga Asmara, Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Semarang. Ia mengaku telah menjadi korban penipuan berkedok penanaman modal usaha pengadaan barang elektronik. Kerugian yang diderita pun tidak sedikit, senilai Rp 90 juta. Diduga, aksi penipuan tersebut dilakukan oleh orang yang sudah dikenal berinisial SH, 50, warga Sendangmulyo, Semarang.

Merasa dirugikan, Irawan pun melaporkan SH ke Mapolrestabes Semarang, Rabu (7/5). Di hadapan petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Irawan menuturkan bagaimana ia bisa sampai tertipu.

Peristiwa tersebut bermula ketika 21 Oktober 2011 lalu, Irawan ditawari kerjasama dalam bisnis pengadaan barang elektronik oleh terlapor. Dalam penawaran tersebut, Irawan diminta untuk menanam modal bisnis senilai Rp 90 juta. Ia juga dijanjikan keuntungan sebesar 10 persen.
”Dia (terlapor, red) datang ke rumah saya dan menawarkan kerjasama itu. Tawarannya cukup menarik, sehingga saya memutuskan untuk menanamkan modal dengan keuntungan sebesar 10 persen,” ujarnya saat melapor.

Irawan yang sudah terlena dengan tawaran bisnis tersebut kemudian menyerahkan uang modal. Namun seiring berjalannya waktu, keuntungan yang dijanjikan tidak pernah diterimanya. Tak pelak Irawan berusaha menanyakan proses bisnis tersebut. Tapi terlapor selalu berkelit. “Kesal, saya pun berusaha minta uang modl untuk dikembalikan. Lalu, dia berjanji akan mengembalikan. Tapi sampai sekarang tidak juga dikembalikan,” ungkapnya kesal.

Kontan saja Irawan merasa dirinya telah ditipu oleh terlapor. Meski sudah mengenal terlapor, Irawan akhirnya tak segan membawa kasus ini ke polisi. Hingga kini, dugaan kasus penipuan tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.(har/jpnn/ton)