Dua Penjual Togel Diringkus

297

TEMANGGUNG–Dua penjual kartu judi toto gelap (togel), digelandang jajaran Satreskrim Polres Temanggung ketika tengah menjajakan barang haramnya. Dua tersangka yakni Suhadi Bangun, 49, dan Agus Yulianto, 44, keduanya warga Kampung Ngempon Lor RT 01 RW 02 Kelurahan Parakan Kauman, Kecamatan Parakan.
Kapolres Temanggung, AKBP Dwi Indra Maulana melalui Kasubbag Humas PPID, Kompol Djuminto mengatakan, dua penjual togel ini kurang lebih sudah empat bulan menjual nomor berhadiah ini. Keduanya mempunyai peran yang berbeda dalam penjualan judi nomor ini. “Secara manajemen kedua tersangka ini terbilang bagus, satu tersangka bertugas menerima pembelian satu tersangka lagi hanya menerima uang dan menyetorkan hasil penjualannya ke Magelang,”katanya.
Dikatakan, dalam penjualannya kedua tersangka ini terbilang cukup lihai, mereka melakukan transaksi secara sembunyi-sembunyi. Selain itu pembelian juga dilakukan via SMS. “Untuk mengelabui petugas, Agus juga berjualan koran di rumahnya,”katanya.
Dari kedua tersangka petugas berhasil mengamankan beberapa barang bukti di antaranya, uang tunai Rp159 ribu, dua buah ball point, sebuah buku ramalan kode terakhir Sinyo Sakti, delapan lembar kertas bertuliskan nomor pesanan, sebuah telepon gengam merk Samsung type Duos warna hitam dan sebuah telepon gengam merk cross warna hitam. “Kedua tersangka dibekuk usai melakukan transaksi,”katanya.
Ia menuturkan, sampai saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus ini, karena disinyalir berdasarkan keterangan dari tersangka ada jaringan penjual togel lainnya.
Karena terbukti menjual togel yang termasuk dalam perjudian, kedua tersangka dijerat dengan pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp 25 juta.
Sementara itu, Agus Yulianto mengaku, setiap hari omset penjualan togel mencapai Rp 300 ribu. Dari hasil penjualan tersebut diberi upah 20 persen. “Satu minggu sekali saya setorkan uang hasil penjualan ke Wiwid warga Japunan Magelang,” ungkapnya. (zah/lis)